Balangan, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kabupaten Balangan, berharap para pengusaha dapat melakukan pengkajian terhadap peluang pengembangan usaha-usaha dari ketersediaan Sumber Daya Alam (SDA) daerah.
Disampaikan Bupati Balangan, H Ansharuddin, melalui Asisten II bidang Perekonomian, Pembangunan dan Kehumasan Rasman, pada musyawarah cabang ke-1 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Tahun 2017, (31/7), pengembangan usaha-usaha dari ketersediaan Sumber Daya Alam Daerah oleh pera pengusaha, akan mampu memberikan andil dan peran aktif dalam ikut membangun perekonomian daerah.
Namun demikian lanjutnya, harus disadari pula bahwa segala usaha dan upaya untuk mengembangkan dan meningkatkan berbagai sektor unggulan di Balangan tentu akan dihadapkan pada berbagai tantangan dan kendala, sehingga para pengusaha dituntut untuk lebih cerdas dalam menciptakan suatu terobosan dalam menggali dan mengembangkan usaha.
Dikatakan, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi bagi kesejahteraan, tentu kita harus kerja keras di dalam mengolah berbagai sumber potensi atau sumber usaha, yang dapat dan mampu meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat.
"Para pengusaha harus mampu mendesain program kerja dan keputusan yang dapat menjawab tantangan dan hambatan pembangunan, yang disesuaikan dengan kemampuan situasi, kondisi wilayah kabupaten balangan, yang sejalan dengan arah prioritas pembangunan, penanggulangan kemiskinan, peningkatan kesempatan kerja, revitalisasi perkebunan, kehutanan dan pertanian," sampainya.
Karena itu, dengan dilatar belakangi pemikiran positif dan strategis, serta berdasarkan kenyataan yang ada, maka diharakan dari hasil musyawarah cabang ini, dapat memberi peluang kepada para pengusaha di Kabupaten Balangan untuk bisa berbuat, dalam mengembangkan sektor usaha di daerah dengan tetap bersinergi dengan pemerintah, pungkasnya.
Pewarta: Roly SupriadiEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.