Tim Inafis menemukan adanya bukti hubungan arus pendek listrik pada salah satu ruangan yang terbakar di lantai atasMartapura (Antaranews Kalsel) - Kepolisian Resor Banjar, Kalimantan Selatan, menyimpulkan penyebab kebakaran di Sekolah Dasar Negeri Jawa 5 Martapura, Kalimantan Selatan, akibat hubungan arus pendek listrik di salah satu ruangan.
Kapolres Banjar AKBP Takdir Matanete di Kota Martapura, Selasa mengatakan, penyebab kebakaran diketahui dari hasil identifikasi yang dilakukan oleh tim Inafis Polres Banjar di lokasi kejadian.
"Tim Inafis menemukan adanya bukti hubungan arus pendek listrik pada salah satu ruangan yang terbakar di lantai atas," ujarnya didampingi Kapolsek Martapura Kota Iptu Siswadi.
Ia mengatakan, sejumlah bukti-bukti yang cukup menguatkan penyebab kebakaran karena hubungan pendek arus listrik terlihat dari barang-barang yang terbakar di lokasi kejadian.
Disebutkan kapolsek, barang bukti yang diperiksa tim Inafis seperti kipas angin dan arang kayu disertai bekas kabel yang meleleh karena terbakar dan masih menempel di kayu
"Melihat barang bukti yang dibawa tim Inafis dan hasil pemeriksaan diduga kuat penyebab kebakaran karena hubungan pendek arus listrik yang terjadi di salah satu ruangan," ujarnya.
Menurut dia, adanya kemungkinan kebakaran disebabkan kesengajaan, hal itu tidak mungkin terjadi karena letak sekolah yang berada dalam lingkungan tertutup apalagi malam hari.
"Lingkungan sekolah tertutup apalagi malam hari sehingga kami menilai tidak mungkin kebakaran karena kesengajaan. Apalagi posisi bangunan terbakar berada dilantai dua," kata dia.
Kepala Sekolah SDN Jawa 5 Kaspul Anwar mengatakan, proses belajar mengajar tetap berlangsung tetapi ada siswa yang terpaksa masuk siang karena terbatasnya ruangan.
"Proses belajar mengajar tetap jalan dan kami memakai ruang pusat kegiatan guru, musala dan ruang perpustakaan. Untuk siswa kelas 3 masuk siang karena bergantian dengan kelas 2," katanya.
Seperti diketahui, gedung SDN Jawa 5 Jalan Menteri Empat Martapura, Senin (10/7) malam terbakar menyebabkan empat ruang kelas di lantai atas habis dilalap kobaran api.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.00 Wita itu baru bisa dipadamkan petugas pemadaman kebakaran satu jam kemudian dan tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut.
Pewarta: Yose RizalEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.