Sebanyak 72 ruang kelas sekolah dasar di Kabupaten Tabalong, Kalimatan Selatan, yang termasuk kategori rusak berat dan sedang telah diperbaiki pada 2011 untuk meningkatkan kualitas pendidikan di kabupaten ini.


"Secara bertahap rehab ruang kelas kami lakukan, hingga Desember 2011 realisasi fisik mencapai 90 persen untuk ruang kelas sekolah dasar," kata Kepala Dinas pendidikan Tabalong Erwan di Tanjung, ibu kota Tabalong, Jumat.

Dengan total anggaran Rp8,7 miliar bagi kegiatan rehab ruang kelas SD, yang terealisasi sekitar 40 persen.

Berdasarkan data teknis pendidikan SD di Bagian Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan setempat, jumlah ruang kelas dengan kondisi baik meningkat dari 980 ruang kelas pada 2010 menjadi 1.052 ruang kelas pada 2011.

Ruang kelas dengan kategori rusak berat mengalami penurunan dibanding 2010,  yakni dari 145 ruang kelas menjadi 135 ruang kelas, 

Ruang kelas kondisi rusak sedang, berkurang dari 418 ruang kelas menjadi 356 ruang kelas.

"Masih banyak ruang kelas yang perlu perbaikan baik yang rusak ringan maupun rusak berat, tahun ini anggaran hanya mampu merehab 72 ruang kelas," tambah Erwan.

Tercatat sekitar 491 ruang kelas yang perlu mendapatkan perbaikan, baik yang rusak berat maupun sedang.

Selain rehab ruang kelas, tahun ini Dinas Pendidikan juga melakukan pembangunan dua lokal SD baru di Desa Purui Dalam, Kecamatan Jaro.

Saat ini jumlah SD maupun SDLB di Tabalong mencapai 234 sekolah dengan jumlah siswa 25.605 orang./mia/B




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026