"Kami belum dapat memastikan penyebab tenggelamnya tanker, karena kita baru bisa memulai pemeriksaan terhadap nakhoda dan anak buah kapal karena mereka masih trauma," kata Wakapolres Kotabaru Komisaris Polisi Joko Sulistio di Kotabaru, Sabtu.
Dugaan sementara, tanker yang bermuatan minyak hitam "Marine Fuel Oil" (MFO) sekitar 580 kiloliter itu sedang mengisi minyak di dermaga tiba-tiba oleng dan langsung tenggelam ke dasar laut.
Selain meminta keterangan ABK dan nakhoda, polisi juga akan mencari bukti fisik bocornya tanker tersebut setelah diangkat ke permukaan.
Rencananya dua hari lagi tanker akan diangkat ke permukaan laut oleh tim sementara tim saat ini sedang melaksanakan persiapan-persiapan.
Kepala Depo Pertamina Kotabaru Imam Hardjito menjelaskan, menurut informasi yang diterimanya saat pengisian MFO berlangsung, tiba-tiba tanker tenggelam hanya dalam waktu kurang dari 30 menit.
"Melihat kondisi tersebut semuanya panik untuk menyelamatkan tanker itu tetapi apa boleh buat," katanya.
Imam mengaku masih perlu koordinasi dengan ABK dan nakhoda tanker terkait rencana pengangkatan bangkai kapal.
: Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.