Kandangan (ANTARA) - Dinas Perdagangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Disdag HSS) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meningkatkan pengawasan dan koordinasi guna memastikan ketersediaan, serta menjaga harga tabung LPG 3 kilogram agar sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disdag Kabupaten HSS Abdul Qodir mewakili Kepala Disdag Sudiono di Kandangan, Ahad, mengatakan koordinasi dan pengawasan distribusi dilakukan pada tingkat pangkalan dan agen.
"Kita melakukan langkah ini bagian dari upaya mengetahui ketersediaan dan faktor penyebab apakah ada kenaikan di tingkat kios dan warung eceran," ujar Qodir.
Diterangkan dia, dari hasil koordinasi dan pengawasan diketahui harga LPG 3 Kg tidak mengalami kenaikan atau sesuai HET pada tingkat agen.
Namun, petugas Disdag Kabupaten HSS menemukan harga tidak sesuai HET pada tingkat pangkalan dengan harga jual mencapai Rp20 ribu-Rp22 ribu.
Baca juga: Pemkab HSS siapkan anggaran pembangunan benahi pasar tradisional
"Kita menyampaikan kepada agen bahwasanya ada regulasi dari Pertamina, yaitu saat hari libur atau kalender merah SPBE tidak melayani pengisian gas dari agen, kondisi ini juga mengakibatkan adanya sedikit kekurangan stok di tingkat agen," ungkapnya.
Disdag Kabupaten HSS pun telah melakukan kegiatan operasi pasar gas LPG 3 kilogram bekerja sama dengan PT Pertamina dan delapan agen pada 11 kecamatan yang menyediakan 280 tabung gas.
Kepada pangkalan, Qodir mengimbau melakukan operasi pasar atau menyediakan waktu satu hari per pekan dengan menyediakan gas LPG 3 kilogram melalui pangkalan bagi masyarakat.
"Pangkalan hanya melayani pembeli yang berhak, tidak boleh melayani pembeli untuk dijual kembali, seperti kios atau pengecer serta warung atau restoran, dengan omzet yang sudah besar bukan UMKM," ucap Qodir.
Baca juga: Wabup HSS Kalsel imbau warga bijak berbelanja jelang Ramadhan
Selain itu, Disdag HSS menggelar pertemuan rutin dengan agen dan pangkalan bersama pihak kejaksaan dan kepolisian, PT Pertamina Patra Niaga Banjarmasin, guna merumuskan langkah pengawasan distribusi gas LPG 3 kilogram pada akhir Juli 2025.
Berdasarkan pantauan bersama, Qodir mengungkapkan harga penjualan gas LPG 3 kilogram di beberapa kios wilayah Kandangan, sudah mengalami sekitar Rp25 ribu hingga Rp28 ribu.
"Memang masih ada kios terutama wilayah Kecamatan Loksado yang menjual masih di atas Rp35 ribu," ucapnya.
Terkait penjualan di atas HET, Qodir mengimbau masyarakat agar membeli gas LPG 3 kilogram di pangkalan terdekat, agar harga bisa diawasi sesuai yang sudah ditentukan.
Qodir pun mengaku belum menemukan agen di Kabupaten HSS yang menjual tabung LPG 3 kg ke luar daerah.
