Rantau (ANTARA) - Seorang pria lanjut usia asal Desa Parigi, Kecamatan Bakarangan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, ditemukan meninggal dunia tenggelam usai buang air di Sungai Tapin.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana mengatakan korban bernama Aini (60) awalnya berpamitan kepada rekannya untuk buang air di jamban yang berada di tepi sungai sekitar pukul 05.00 WITA.

Baca juga: Warga Parigi tewas tenggelam usai buang air di Sungai Tapin

“Hingga pukul 07.40 WITA, korban tak kunjung kembali. Pencarian oleh rekannya hanya menemukan sepasang sandal milik korban di bibir sungai,” ujar Sudayana di Rantau, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalsel, Sabtu.

Sudayana menyebutkan Basarnas Banjarmasin telah mengerahkan tim penyelamat dan berkoordinasi dengan Polsek Tapin Utara, Kodim 1010 Tapin, BPBD Tapin, relawan TRT, dan warga sekitar.

Setelah pencarian selama lebih dari lima jam, kata dia, jasad korban ditemukan sekitar pukul 12.50 WITA dalam kondisi meninggal dunia, tak jauh dari lokasi awal korban diduga tenggelam.

Baca juga: Dua desa di Tapin dilanda banjir akibat hujan deras

"Setelah ditemukan jenazah langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka," ucapnya.

Sudayana mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar perairan, terlebih pada waktu pagi hari ketika jarak pandang terbatas.

“Kami berharap peristiwa ini menjadi perhatian bersama agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Sudayana.

Baca juga: Warga Raya Belanti Tapin masih terisolasi meski banjir surut


 

Pewarta: Muhammad Rastaferian Pasya
Editor : Taufik Ridwan

COPYRIGHT © ANTARA 2026