Wali Kota Banjarbaru Ruzaidin Noor bertolak ke Swiss untuk menjalin kerja sama berbagai bidang dengan salah satu kota di Swiss demi kemajuan dan perkembangan pembangunan Banjarbaru ke depan.

"Kami berangkat ke Swiss tepatnya ke Kota Luzern memenuhi undangan kedutaan besar Indonesia di Swiss untuk menjalin kerja sama," ujar wali kota sebelum berangkat Jumat.

Sesuai jadwal, orang nomor satu dilingkungan Pemkot Banjarbaru itu bertolak ke Kota Luzern Sabtu (26/11) bersama Gubernur Kalsel Rudy Ariffin yang turut diundang dan kembali ke Banjarbaru seminggu kemudian.

"Mereka menawarkan kerja sama dengan Pemkot Banjarbaru sehingga kami menyiapkan bahan yang diperlukan terutama profil Banjarbaru untuk disampaikan ke pemerintahan Luzern," ungkapnya.

Ia mengatakan, kerja sama yang mungkin dijalin kedua kota adalah dibidang pendidikan, kesehatan maupun bidang infrastruktur yang diharapkan bisa diadopsi Banjarbaru.

Dijelaskan, kerja sama bidang pendidikan bisa diarahkan pada bantuan seperti modul atau kerja sama pembelajaran seperti yang dilakukan dengan JICA (Jepang) yang mempopulerkan "Lesson Study" di Banjarbaru.

Dari segi kesehatan diharapkan bisa menjalin kerja sama termasuk menerima bantuan peralatan kesehatan karena negara-negara maju biasanya memiliki peralatan yang lebih canggih.

Dikatakan, meski pergi ke luar negeri termasuk Wakil Wali Kota Ogi Fajar Nuzuli yang berangkat ke Kanada namun roda pemerintahan Pemkot Banjarbaru tetap berjalan seperti biasa.

"Ada Sekdako yang memimpin dan menjalankan roda pemerintahan sehingga meski saya dan wakil wali kota tidak berada di tempat, pemerintahan tetap jalan," katanya. (Yoz/A)




Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026