Untuk mencegah kebakaran lahan dan hutan, setiap desa dengan potensi karhutla kita sudah siapkan pemadam portable yang bisa digunakan untuk memadamkan karthutla secara dini sebelum datangnya dukungan bantuan armada pemadam lainnya,
Kandangan, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Pemkab HSS)  menggelar kegiatan rapat koordinasi (Rakor) dan silaturrahmi Kepala Badan Intelegen Negara (BIN) Kalimantan Selatan Brigjen TNI Daru Cahyono dengan Komunitas Intelegen Daerah (Kominda) HSS.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati  HSS  Achmad Fikry, Ketua DPRD HSS Syamsuri Arsyad, Ketua MUI HSS KH. Mukhyar Dahri, Kepala Badan Penanggulangan Bencana, Kesatuan Bangsa dan Politik HSS  Efran, Perwakilan Unsur Forkopimda HSS, Pimpinan SOPD, para camat, Kepala Desa atau Kelurahan se Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Bupati  mengatakan  Kabupaten HSS terdiri 11 Kecamatan, 4 kelurahan  dan 144 desa yanag secara umum dalam kondisi aman, kondusif dan terkendali.

Walau tetap aman dan terkendali, tetapi tetap perlu melakukan deteksi dini untuk mencegah, agar isu-isu yang berkembang di masyarakat tidak meluas, termasuk melaksanakan rapat Kominda HSS secara periodik untuk membahas isu yang berkembang dan melibatkan stakeholder terkait.

"Kita juga perlu untuk menampung aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat di dalam Rapat Kominda," ujarnya.

Bupati juga  minta kepada para camat/lurah/RT, agar mewaspadai orang yang datang ke lingkungan masing-masing, dengan memperbaharui  tulisan peringatan yang ada  seperti  tamu berkunjung 24 jam harus melapor, menjadi  tamu yang berkunjung 24 jam harus melapor ke ketua RT", hal ini bertujuan memperjelas tujuan melapor.

Dikatakan Bupati, sesuai dengan arahan  Presiden terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), pihaknya telah menindaklanjuti pencegahan pembakaran lahan dan hutan, dengan memberikan himbauan agar  warga tidak membakar lahan dan hutan.

"Untuk mencegah kebakaran lahan dan hutan, setiap desa dengan potensi karhutla kita sudah siapkan pemadam portable yang bisa digunakan untuk memadamkan karthutla secara dini sebelum datangnya dukungan bantuan armada pemadam lainnya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BIN  Kalsel Brigjen TNI Daru Cahyono meminta kepada semua pihak termasuk masyarakat, agar bersama-sama melakukan pencegahan dan deteksi secara dini permasalahan yang ada di daerah, baik narkoba, terorisme, radikalisme, cybercrime dan lainnya, sehingga masalah tidak meluas.

"Mari kita bersama-sama untuk mencegah secara dini, agar masalah yang dihadapi bisa diselesaikan," ajaknya.


Pewarta: Fathurrahman
Editor : Fathurrahman

COPYRIGHT © ANTARA 2026