Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan H. Riswandi dari Partai Keadilan Sejahtera mengharapkan, Sekolah Berstandar Internasional (SBI) milik pemerintah provinsi agar beroperasi tepat waktu.
"Kita berharap SBI Kalsel beroperasi tepat waktu atau sesuai jadwal terakhir yaitu mulai tahun pelajaran 2012/2013 dan jangan sampai tertunda lagi," tuturnya saat makan bersama dengan Jurnalist Parliament Cummunity (JPC) Kalsel, di Banjarmasin, Jumat.Semua instansi terkait harus kerja keras memacu pekerjaan pembangunan SBI di Jalan A Yani Km 19 Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru tersebut, sehingga awal tahun pelajaran 2012/2013 sarana dan prasarana pendidikan itu bisa berfungsi.
Mengenai ada bagian bangunan yang retak, anggota DPRD Kalsel dua periode dari PKS itu, meminta, pelaksana penanggung jawab proyek serta kontraktor agar melakukan pengecekan, yaitu sampai sejauhmana tingkat kerusakan dan jaminan keamanannya.
"Kalau memang bagian bangunan yang retak itu memerlukan perbaikan, maka harus sesegeranya pula dilakukan perbaikan, sehingga jangan sampai menimbulkan permasalahan yang tak diinginkan bersama," demikian Riswandi.
Pembangunan SBI tersebut salah satu program pemerintah provinsi (Pemprov) Kalsel, di bawah kepemimpinan Gubernur H Rudy Ariffin, untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM), terutama generasi muda setempat sebagai kader pembangunan bangsa dan daerah.
Rencana semula, SBI tersebut bisa berfungsi pada tahun pelajaran 2011/2012, tapi oleh karena beberapa sarana dan prasarana penunjang belum rampung, sehingga dijadwalkan kembali pengoperasiannya awal tahun pelakaran 2012/2013.
Oleh karena keburu menerima siswa baru SBI Kalsel tersebut, sehingga peserta didik angkatan I, untuk sementara dititip pada sebuah sekolah menengah atas ternama di Semarang Jawa Tengah.
Peserta didik SBI Kalsel tersebut dari jebolan Sekolah Menengah Pertama (SMP) asal kabupaten/kota seprovinsi tersebut, yang lulus seleksi penerimaan siswa baru itu.
Selain SBI milik Pemprov Kalsel, di provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota tersebut, juga terdapat sejumlah SMA yang merupakan rintisan sekolah bertaraf internasional./shn/A
Pewarta: Syamsudin HasanEditor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.