Pemanfaatan lahan kosong, menumbuhkan jiwa kemandirian bagi siswa-siswa kami, dan pembekalan siswa untuk masa depan
Rantau, (Antaranews Kalsel) - Untuk menanamkan jiwa kemandirian dalam diri anak, Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 (SMPN 1) Hatungun kecamatan Hatungun Kabupaten Tapin mengajarkan siswa siswinya untk beternak dan berkebun.


Selain itu juga, untuk memanfaatkan lahan kosong yang ada di sekitar sekolah yang pernah meraih penghargaan sekolah Adiwiyata Provinsi 2015 tersebut.

"Pemanfaatan lahan kosong, menumbuhkan jiwa kemandirian bagi siswa-siswa kami, dan pembekalan siswa untuk masa depan," ujar Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 1 Hatungun Ali Imron, Rantau, Selasa (15/3).

Dilahan seluas 1 hektar, para siswa diajarkan berkebun sayuran seperti Bayam, Kangkung, Jagung, Sawi, Cabai, dan sayuran lainnya, selain itu juga para pelajar juga diajarkan cara beternak ayam pedaging.

"Jadi setiap kelas kita kasihkan beberpa petak lahan untuk mereka olah dan ditanami bermacam-macam sayuran," ujar Kepsek.

Selain mengajarkan cara mengolah tanah dan bercocok tanam, para siswa juga di ajarkan untuk memasarkan hasil kebun mereka sendiri.

"Itu terus kita dampingi, dari mengolah tanah, menanam, hingga pemasarannya," terang Kepsek.

Diterangkan Kepsek, untuk hasil kebun tersebut, sebagian dimanfaatkan siswa dan guru, sebagian dijual kepembeli dan hasil penjualan tersebut kembali dibelikan bibit sayuran lainnya, dan apabila masih ada sisa, akan digunakan untuk membeli peralatan pertanian.

"Peralatan pertanian seperti cangkul dan lain-lain kita beli sendiri dari hasil berkebun yang dipasarakan," kata Kepsek lagi.

Selain itu, kondisi masyarakat sekitar yang masih banyak bekerja sebagi petani dan peternak, maka itu salah satu alasan mengajarkan siswa-siswanya untuk beternak dan berkebun tersebut.


Pewarta: M Husein Asyari
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026