saya minta seluruh pengerus PKK agar bisa memanfaatkan pekarangan rumah dengan mewujudkan halaman yang asri, teratur, indah dan nyaman, seperti tanaman cabai yang baru kita bagikan tersebut,Rantau, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, menggandeng Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) untuk melaksanakan program setiap rumah wajib menanam cabai minimal dua pohon untuk mengatasi melonjaknya harga cabai sejak beberapa pekan terakhir.
Ketua TP PKK Tapin Ratna Ellyani Arifin Arpan di Rantau Kamis mengatakan, bila setiap rumah memiliki minimal dua pohon cabai saja, maka akan mampu meningkatkan produksi cabai, minimal untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masing-masing keluarga di daerah ini.
Menurut dia, PKK merupakan salah satu organisasi yang sangat potensia untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan dan gizi keluarga, antara lain melalui progaram Kawasan Rumah Pangan Lestari (KPRL).
"Kita akan terus berupaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan seluruh anggota PKK, agar tercipta keluarga yang sejahtera," katanya.
Para anggota PKK, tambah dia, selain mendapatkan pelatihan tentang berbagai ketrampilan untuk mendukung ekonomi keluarga, juga diminta memanfaatkan pekarangannya untuk ditanami berbagai tanaman yang bisa dimanfaatkan untuk menambah gizi keluarga.
Melaksanakan berbagai program tersebut, tambah Ratna, pihaknya telah melakukan penandatanganan kesepakatan antara PKK Kabupaten dan Kecamatan, untuk mengoptimalkan program peningkatan ketahanan pangan dan gizi keluarga, pada Rabu (8/2).
Pada kesempatan tersebut, ketua TP PKK juga memberikan bibit cabai rawit kepada TP PKK kacamatan se kabupaten Tapin masing-masing sebanyak 100 bibit.
Selain itu, lima kelompok wanita Kawasan Rumah Pangan Lestari (KPRL), masing-masing mendapatkan 50 bibit, kemudian sebanyak 300 bibit untuk desa Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS), dan 50 bibit bagi keluarga yang menerima bedah rumah di desa Waringin kecamatan Bakarangan.
"Saya minta seluruh pengerus PKK agar bisa memanfaatkan pekarangan rumah dengan mewujudkan halaman yang asri, teratur, indah dan nyaman, seperti tanaman cabai yang baru kita bagikan tersebut," katanya.
Bagi warga yang ingin mendapatkan bibit pohon cabai, kata dia, bisa langsung meminta ke Dinas Ketahanan Pangan Tapin dengan catatan, penerima bantuai bibit pohon cabai bisa mempertanggungjawabkan terhadap apa yang sudah diberikan.
"Jangan hanya bisa menerima saja, namun juga harus mampu merawat dan mengembangkannya, kita akan terus monitoring apakah benar-benar dirawat," ujarnya.
Selain bisa dikonsumsi sendiri, hasilnya juga bisa meningkatkan perekonomian keluarga, sehingga tidak perlu lagi membeli cabai,dan bisa menghemat perekonomian keluarga.
Pewarta: M Husain AsaryEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.