Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten Berau Yudi Rizal dihubungi dari Samarinda, Selasa, mengatakan timnya telah melakukan persiapan cukup panjang selama beberapa bulan dan melakukan serangkaian uji coba menghadapi tim daerah lain untuk mematangkan teknik dan fisik para atlet.
"Pada kejurprov pertama yang berlangsung di Samarinda, tim kami bisa meraih peringkat kedua, sehingga kali ini optimistis bisa mendapat hasil lebih baik. Apalagi kami sebagai tuan rumah, sehingga target kami memang bisa menjadi juara," tegasnya.
Kejurprov Futsal Kaltim diikuti enam kabupaten/kota, yakni Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Bontang, Kutai Timur, dan Berau. Sedangkan empat daerah yang tahun ini absen masing-masing Penajam Paser Utara, Paser, Mahakam Ulu, dan Kutai Barat.
Selain ajang kompetisi antar-kabupaten/kota se- Kaltim, kejuaraan tersebut sekaligus sebagai ajang seleksi pemain untuk disiapkan mengikuti kejurnas dan turnamen skala nasional lainnya.
"Informasinya daerah yang absen karena tidak adanya anggaran yang dikucurkan oleh pemerintah daerah, sehingga hanya enam saja yang ikut," jelasnya.
Menurut Yudi, pihaknya telah mengundurkan jadwal kejurprov tersebut dengan harapan semua daerah bisa berpartisipasi.
"Sayangnya meski kami telah mengundurkan jadwal, tapi masih ada daerah yang tidak ikut," katanya.
Disinggung pesaing, Yudi yang juga ketua panitia kejurprov mengatakan bahwa tim Samarinda, Kutai Kartanegara dan Bontang memiliki tim yang kuat untuk bersaing di perebutan gelar juara.
"Ketiga daerah itu punya stok atlet yang cukup banyak, maklum mereka lebih lama membangun tim futsal, sedangkan Berau termasuk masih baru dalam hal pembinaan futsal," tambahnya./f
Pewarta: ArumantoEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.