Marabahan, (Antaranews Kalsel) - Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 88 tahun 2016,  dilaksanakan jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, sedikit berbeda dari tahun sebelumnya.


Tahun ini, kegiatan tersebut dirangkai dengan menyerahkan penghargaan kepada 135 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Batola.

Ke- 135 orang abdi negara itu terdiri dari,  63 orang Satya Lencana Karya Satya untuk masa bhakti 10 tahun, 40 orang Satya Lencana Karya Satya untuk masa bhakti 20 tahun, dan 32 orang Satya Lencana Karya Satya untuk masa bhakti 20 tahun.

Rata-rata penerima penghargaan tertinggi di akhir tahun 2016 ini adalah pegawai negeri sipil dengan profesi guru.

Menurut Wakil Bupati Batola H Ma’mun Kaderi, hari Sumpah Pemuda merupakan hari kebangkitan anak muda Indonesia.

Dengan kemajuan teknologi, jelas dia, pemuda – pemudi Indonesia dari sabang sampai merauke terus bergerak memberikan sumbangsih pemikiran dan gagasan untuk kesejahteraan dan kebesaran Bangsa Indonesia.

“Rasanya tidak cukup jika harus menuliskan semua nama pemuda Indonesia hari ini mengharukan nama Indonesia di kancah Internasional, para  pemuda itu hanyalah contoh untuk mengingatkan kembali pesan Bung Karno bahwa dengan pemuda hebat, kita benar-benar bisa menaklukan dunia,” ujarnya, saat membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi.

Kegiatan diikuti Sekretaris Daerah Batola H Supriyono, para kepala SKPD lingkup Pemkab Batola, unsur Forkopinda, siswa SD, SLTP, dan SMA itu, Ma’mun Kaderi  mengajak,  para pemuda dan pemudi untuk menjadi motor utama penentu perubahan Indonesia.

“Bonus demografi menjadi kesempatan kita satu-satunya untuk memastikan percepatan pembangunan ekonomi Indonesia menjadi maju sejajar dengan negara-negara besar lainnya,” ucapnya.

Ditambahkannya, di depan mata program MEA dan pedagangan bebas asia dan duniasudah menanti, ini saatnya pemuda dan pemudi Indonesia membangun visi yang besar untuk menantap dunia.

Melalui kegiatan peringataan hari sumpah pemuda tahun ini, Ma’mun juga menyampaikan salam hangat bagi para tokoh pemuda di seluruh Bumi Ijejela agar tetap berjuang dan berupaya sekuat tenaga demi kemajuan dan kemakmuran daerah, bangsa dan negara.
“Terus jaga persatuan dan kesatuan, dan terus jaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
 



Pewarta: Arianto
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026