Kabut asap yang terjadi di beberapa wilayah Kalimantan Selatan beberapa bulan terakhir memicu meningkatnya penderita inspeksi saluran pernapasan akut (ISPA).


Hal tersebut disampaikan Kabid Pelayanan Medis RSUD Ulin Banjarmasin, dr Muhammad Isa SPp di Banjarmasin, Kamis, usai pertemuan bulanan Bakohumas Pemprov Kalsel di Aula RSUD Ulin Banjarmasin.

Menurut dia, kabut asap tebal yang sering menyelimuti sebagian besar wilayah Kalsel memicu peningkatan penderita ISPA hingga 20 persen, terutama dalam beberapa hari terakhir.

"Ada kenaikan pasien penderita ISPA dan asma hingga 20 persen dalam dua minggu terakhir dibanding sebelumnya," katanya.

Beberapa daerah yang berpotensi besar mengalami peningkatan penderita ISPA dan Asma adalah  Kota Banjaramasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan sekitarnya.

Peningkatan jumlah pasien asma salah satunya diketahui dari peningatan jumlah pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Isa mengimbau, masyarakat yang mengidap asma supaya mengurangi aktivitas di luar ruangan, selama kabut asap masih cukup tebal.
Menurut Isa, asap merupakan salah satu pemicu serangan asma bagi penderitanya, karena  dalam asap terkandung partikel yang berbahaya.

Pertemuan Bakohumas diisi dengan sosialisasi  pemeriksaan kesehatan bagi jamaah haji  umrah dari Medical Check Up (MCU) RSUD Ulin Banjarmasin.  

Sementara itu, hingga Kamis (13/10) sore pembakaran lahan di mulai Kecamatan Gambut hingga beberapa wilayah di Kabupaten Banjar masih terus berlangsung.

Para petani sengaja membakar lahan yang baru saja selesai dipanen tersebut untuk mengawali musim tanam berikutnya.

Tampak puluhan hektare lahan dilalap sejago merah di sepanjang lokasi persawahan di Sungai Tabuk Kabupaten Banjar dan beberapa sawah di sekitar daerah tersebut.

Hal itu menyebabkan kabut asap tebal yang sebelumnya telah sirna oleh guyuran hujan kembali menyelimuti Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru hingga Bandara Syamsudin Noor dan Kota Banjarmasin.

Bukan hanya kabut asap yang cukup tebal, kelelatu juga tampak berterbangan di sepanjang jalan dari Kota Banjarbaru menuju kota Banjarmasin./B/B




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026