Setelah bisa membuat, mereka bisa menjadikannya produk yang bisa dijual,Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Puluhan pelaku UKM peserta pelatihan peningkatan kreatifitas mengaku mendapatkan wawasan baru untuk mengasah dan mengembangkan kerajinan tangan sebagai upaya membuka usaha baru.
"Saya ingin membuka usaha ketrampilan ini di rumah sehingga tetap bisa melayani keperluan suami dan anak-anak," kata Jamilah, warga Kuin Selatan.
Puluhan pelaku UKM mengikuti Pelatihan Peningkatan Kreatifitas yang di gelar Bank Kalsel di UKM Center Menara Pandang Banjarmasin, Kamis (15/9).
Menggandeng I'ges Handmade Jewelry Banjarmasin, puluhan pelaku UKM tersebut diberi keterampilan membuat cincin dan liontin berbahan batu akik dan kabel tembaga.
"Mereka sangat antusias mengikuti pelatihan dan hasil yang mereka bikin sangat baik serta layak dijual," kata Inge Gesinovita, pimpinan I'ges Handmade Jewelry Banjarmasin.
Kabag Pemasaran Bank Kalsel, Muhaini Achyar berharap selain mendapatkan keterampilan ini, pelaku UKM juga bisa menambah jenis produk yang bisa mereka jual.
"Setelah bisa membuat, mereka bisa menjadikannya produk yang bisa dijual," harap Muhaini Achyar.
Saat ini di Banjarmasin tercatat 42 ribu UKM dan Pemerintah Kota Banjarmasin menargetkan menciptakan 2500 wirausaha dalam lima tahun ke depan.
Menunjang program tersebut, tahun ini ada 200an pelatihan kewirausahaan yang di gelar seperti menjahit, produksi nata de coco, sendal motof sasirangan yang dibuat warga binaan dan masih banyak lagi.
"Kegiatan ini sngat membantu program Pemko Banjarmasin dalam menciptakan wirausaha baru," kata Gusti Irwan Mirza, Sekretaris Dinas Koperasi Kota Banjarmasin.
Pewarta: Herry Murdy HermawanEditor : Herry Murdy Hernawam
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.