Proyek pembenahan saluran drainase perkotaan sudah mulai dikerjakan dan kami optimistis selesai sebelum akhir tahunBanjarbaru (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, membenahi saluran drainase perkotaan untuk mencegah munculnya genangan air terutama usai hujan mengguyur kota itu.
"Proyek pembenahan saluran drainase perkotaan sudah mulai dikerjakan dan kami optimistis selesai sebelum akhir tahun," ujar Kabid Bina Marga Dinas PU Banjarbaru Eka Yuliesda, Selasa.
Menurut Eka didampingi Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Abdus Samad, pembenahan saluran drainase terbagi dalam 12 paket kegiatan yang menelan dana sebesar Rp26,4 miliar.
Disebutkan, dana APBD murni yang mencapai puluhan miliar tersebut terbagi menjadi dua kegiatan yakni normalisasi drainase jalan kota dengan alokasi dana sebesar Rp13 miliar.
"Kegiatan lain yakni pembangunan drainase jalan kota yang dialokasikan sebesar Rp13,4 miliar dengan sasaran pembangunan di kawasan yang belum ada saluran drainase," ungkapnya.
Dijelaskan Samad, proyek normalisasi drainase terdiri dari empat paket yakni di Jalan Pangeran Hidatullah sepanjang 480 meter kiri dan kanan yang menghabiskan dana sebesar Rp2,3 miliar.
Kemudian, normalisasi drainase Jalan Pangeran Suriansyah sepanjang 874 meter kiri dan kanan badan jalan dengan struktur beton pra cetak (pra cast) yang menggunakan dana Rp4,1 miliar.
Normalisasi drainase Jalan Raden Panji Soeparto sepanjang 1,6 kilometer kanan dan kiri jalan dengan struktur kombinasi pra cast dan pasangan batu dengan nilai kontrak Rp2,5 miliar.
Paket keempat yakni normalisasi drainase Jalan Nusantara Sidodani senilai Rp660 juta dengan panjang saluran 750 meter dan struktur kombinasi pra cast dan pasangan batu.
"Pagu anggaran yang dialokasikan memang Rp13 miliar tetapi setelah ada penawaran melalui proses lelang maka nilainya lebih rendah dari pagu," ujar Abdus Samad.
Dikatakan, pembangunan drainase jalan kota diarahkan ke kawasan yang belum memiliki saluran drainase seperti wilayah Kecamatan Cempaka maupun daerah lainnya.
"Tujuan normalisasi dan pembangunan saluran drainase mencegah genangan air sehingga ujung saluran diarahkan ke sungai maupun "guntung" atau anak sungai," katanya.
Pewarta: Yose RizalEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.