Dinas Kebersihan Pertamanan dan Tata Ruang (Bertarung) Pemerintah Kota Banjarbaru membersihkan sumber mata air yang lebih dikenal warga Banjarbaru dengan sebutan "guntung".


Kepala Bidang Persambahan Dinas Kebersihan Hidayaturahman, Jumat mengatakan, pihaknya sudah membersihkan satu "guntung" yang berlokasi di tengah kota yakni Guntung Sungai Durian di belakang Museum Lambung Mangkurat.

"Guntung itu berlokasi di kawasan Banjarbaru 4 yang masuk wilayah Kelurahan Komet dan sudah dibersihkan dari pepohonan maupun sampah yang menutupi sumber mata air," ujarnya.

Menurut dia, pembersihan "guntung" termasuk aliran sungai di bawahnya itu merupakan tindak lanjut dari program Wali Kota Banjarbaru Ruzaidin Noor yang menetapkan kebijakan menyelamatkan sumber mata air di kota itu.

"Pembersihan "guntung" merupakan tindak lanjut kebijakan wali kota dan rencananya menyusul pembersihan guntung yang tersebar di kawasan lain," ungkap mantan Lurah Syamsudin Noor Banjarbaru itu.

Ia mengatakan, selain dibersihkan dari pepohonan maupun sampah yang berserakan di sekitarnya, di sekeliling "guntung" dan aliran sungainya juga akan ditanami berbagai jenis pepohonan.

Dijelaskan, penanaman pohon dilakukan untuk menjaga kebersihan sekeliling "guntung" maupun aliran sungai di bawahnya sehingga air tetap lancar mengalir dan diharapkan bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari.

"Kami mengharapkan, program pembersihan guntung ini mendapat dukungan masyarakat sehingga upaya pelestarian alam dan lingkungan berjalan lancar dan manfaatnya dirasakan bersama," katanya. yoz/B


Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026