Banjarmasin,  (AntaranewsKalsel) - Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur DPRD Kalimantan Selatan mengharapkan tindak lanjut pelabuhan kapal roro di Kabupaten Kotabaru dan terletak di paling timur provinsi tersebut.


Sekretaris Komisi III DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Riswandi mengemukakan harapan tersebut di Banjarmasin, Senin, sesudah kunjungan kerja ke Kabupaten Kotabaru, 7 - 9 April lalu.

Hal itu karena, kata anggota DPRD Kalsel tiga periode itu, pelabuhan kapal roro yang merupakan proyek pemerintah pusat atau Departemen Perhubungan (kini Kementerian Perhubungan) di Teluk Gosong Kotabaru tersebut sudah lama selesai.

"Namun Pelabuhan Roro Teluk Gosong Kotabaru (400 kilometer timur Banjarmasin) tersebut sampai saat ini belum berfungsi," ujar wakil rakyat yang bergelar sarjana ilmu pemerintahan itu.

Mantan pegawai Departemen Keuangan RI yang berkecimpung dalam dunia politik itu menyayangkan kalau pelabuhan roro yang menelan biaya puluhan miliar rupiah dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut tidak berfungsi.

Sementara kebutuhan kapal penyeberangan antarpulau di "Bumi Sa-ijaan" Kotabaru merupakan keniscayaan, yang memerlukan pelabuhan, ujar wakil rakyat bergelar sarjana ilmu pemerintahan tersebut.

Karenanya wajar jika Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Al Idrus SH membangun pelabuhan roro untuk kapal penyeberangan antarpulau di kabupaten yang banyak memiliki pulau kecil dan potensial tersebut, tuturnya.

"Bupati Sayed Jafar membangun pelabuhan kapal penyeberangan juga berdekatan dengan pelabuhan roro milik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tersebut," lanjut politisi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Dalam kunjungan kerja (kunker) ke kabupaten paling timur Kalsel tersebut, Komisi III DPRD provinsi setempat meninjau beberapa infrastruktur, antara lain jalan lingkar, serta rencana pembangunan rumah susun di Rampa Kotabaru untuk perumahan nelayan.

Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026