"Piala dan piagam itu diserahkan langsung oleh Dirjen Pemasyarakatan I Wayan K Dusak di Jakarta pada Jumat (22/04) Sore," kata Kepala Rutan Marabahan, Kalsel Sutrisno di Banjarmasin, Senin.
Ia mengatakan, predikat stan teramai milik Kemenkumham Kalsel dalam acara pameran produk unggulan Narapidana beberapa waktu lalu di Jakarta itu semua berdasarkan hasil penilaian panitia.
Apabila dilihat, stan pameran milik Kemenkumham Kalsel memang tidak pernah sepi mulai awal pembukaan pameran tanggal 19 April 2016 hingga penutupan pameran tanggal 22 April 2016, selalu ramai dikunjungi.
Bukan itu saja, stan pameran Kalsel juga sempat dikunjungi oleh Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly beserta isteri dan Menteri Perindustrian RI Saleh Husin beserta isteri dan hadir juga Dirjen Pemasayarakatan I Wayan K Dusak serta Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie.
Untuk produk unggulan narapidana dari Kalsel yang dijual dalam pameran tersebut di antaranya tikar rotan hasil karya Narapidana Lapas Tanjung bahkan panitia mesti mendatangkan lagi untuk memenuhi permintaan pengunjung karena hari pertama pembukaan tikar rotan sudah habis terjual.
Dihari kedua pameran produk ungulan Napi 2016, tikar rotan buatan Napi dari Lapas Tanjung, Kalsel itu masih menjadi primadona.
"Untuk hari pertama dan hari kedua stan pameran dari Kalsel mendapat penghasilan hingga Rp30 juta," tuturnya.
Dikatakannya, masih banyak produk unggulan Napi lainnya seperti roti rasa pandan dengan isi coklat buatan Lapas Banjarmasin dan madu asli hasil kerja sama Lapas Tanjung dengan Pemkab Tabalong juga menyodot para pembeli dalam pameran tersebut.
"Yang jelas pameran produk unggulan Narapidana Kalsel, yang dibawa ke Jakarta meraih sukses dan berjalan lancar," ujarnya.
Pewarta: Gunawan WibisonoEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.