Tanjung, (AntaranewsKalsel) - Longsor yang terjadi di bantaran Sungai Tabalong, Kalimantan Selatan sekitar Jembatan Cendrawasih RT 8 Kelurahan Tanjung akan ditangani oleh Balai Wilayah Sungai Kalimantan II.


Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tabalong Wibawa Agung Subrata di Tanjung, Senin mengatakan longsornya ruas jalan tersebut akibat tingginya curah hujan di wilayah ini.

"Longsor yang terjadi di bantaran Sungai Tabalong merupakan kewenangan Balai Wilayah Sungai Kalimantan II dan kita sudah melakukan koordinasi untuk selanjutnya dilakukan penanganan," kata Wibawa.

Sementara itu, satu warga yang rumahnya dekat lokasi longsor juga sudah mengungsi karena dikhawatirkan bisa terjadi longsor susulan.

Dinas Pekerjaan Umum pada 2016 hanya melakukan kegiatan penguatan Jembatan Cendrawasih dengan membangun dinding penahan dan pemecah gelombang.

Untuk kegiatan penguatan Jembatan Cendrawasih yang berada di sekitar Pasar Bauntung Tanjung ini, Dinas PU mengalokasikan dana sebesar Rp2 miliar bersumber dari APBD kabupaten 2016.

"Tahun ini kegiatan penguatan jembatan masing-masing di Jalan Cendrawasih dan jembatan Desa Ribang Kecamatan Haruai," ungkap Wibawa.

Termasuk rencana membangun Jembatan Masjid Pusaka di Kecamatan Banua Lawas, Tangki Hijau Kecamatan Murung Pudak dan Sungai Telaga Jingah Kecamatan Kelua.

Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026