Puncak arus mudik Idhul Fitri 1432 Hijriah di pelabuhan penyeberangan Batulicin-Tanjung Serdang Kotabaru Kalimantan Selatan diprediksi terjadi pada H-3.

Pimpinan Cabang PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Batulicin Djatmiko, melalui petugas administrasi Ali Akbar, Senin, mengatakan, dibandingkan dengan sepekan sebelum Idhul Fitri penumpang terjadi lonjakan tertinggi diprediksi pada H-3.

"Pada H-3 jumlah penumpang jauh lebih besar dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya," ujarnya.

Dijelaskan, pada H-3 jumlah penumpang di pelabuhan Batulicin, Tanah Bumbu tercatat 216 orang, penumpang dalam kendaraan 1,523 orang, jumlah kendaraan roda dua sekitar 726 unit, kendaraan roda empat dan sejenisnya sekitar 261 unit.

Sedangkan jumlah kendaraan pada H-3 di pelabuhan Tanjung Serdang Kotabaru, tercatat sebanyak 164 orang, penumpoang dalam kendaraan sebanyak 453 orang, kendaraan roda dua sekitar 571 unit dan kendaraan roda empat dan sejenisnya sekitar 227 unit.

Khusus untuk arus mudik di pelabuhan Tanjung Serdang, puncak mudik terjadi sekitar H-4 Idhul Fitri 1432 Hijriah.

Hal itu berdasarkan jumlah kendaraan dan penumpang yang terdaftar pada kantor PT ASDP Batulicin Tanah Bumbu.  
   Sementara itu, petugas loket Supri sebelumnya mengatakan, penumpang arus mudik di pelabuhan Tanjung Serdang Kotabaru dan Batulicin Tanah Bumbu didominasi penumpang jenis kendaraan roda dua.

"Sampai hari ini (Senin), jumlah penumpang jenis sepeda motor selalu mendominasi pelayaran di dua pelabuhan penyeberangan," ujarnya.

Selama arus mudik Idhul Fitri 1432 Hijria, PT ASDP batulicin mengoperasikan tiga unit kapal fery.

Sebelumnya penyeberangan di pelabuhan tersebut dilayani empat unit kapal fery, dan hingga saat ini satu unit kapal fery masih dalam perawatan rutin.

Seorang penumpang dari Batulicin Sugeng, mengatakan, dalam mudik kali ini lebih baik menggunakan sepeda motor.

"Selain hemat biaya, menggunakan kendaraan roda dua jauh lebih efektif karena tanpa macet," katanya./C




Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026