Sangat penting artinya, menumbuhkan dan menguatkan semangat serta kesadaran berbangsa dan bernegara, bagi generasi muda, untuk membentengi dampak negatif arus globalisasi,Kandangan, (Antaranews Kalsel) - Badan Penanggulangan Bencana Kesatuan Bangsa dan Politik (Badan PB Kesbangpol) Kabupaten Hulu Sungai Selatan berupaya mewaspadai dampak negatif arus globalisasi yang bisa menggerus nilai-nilai moral generasi muda daerah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten HSS H. Ideham di Kandangan Jumat mengatakan, kesadaran kebangsaan dan persatuan sangat diperlukan bagi bangsa ini, untuk menegakkan kedaulatan politik, yang mandiri secara ekonomi serta berkepribadian dan berkebudayaan.
"Sangat penting artinya, menumbuhkan dan menguatkan semangat serta kesadaran berbangsa dan bernegara, bagi generasi muda, untuk membentengi dampak negatif arus globalisasi," katanya.
Menurut dia, derasnya pengaruh globalisasi, bukan mustahil akan memporak porandakan adat budaya yang menjadi jati diri bangsa dan akan melemahkan paham nasionalisme.
Melalui pemahaman secara baik ajaran yang terkandung di dalam konsep wawasan kebangsaan, diharapkan akan menumbuhkan keyakinan dan kepercayaan dari setiap warga negara tentang posisi dan peran masing-masing ditengah-tengah masyarakat yang serba majemuk.
"Hal ini bisa mendorong perkembangan setiap individu untuk terwujudnya ketahanan pribadi serta menciptakan suatu ketahanan nasional Indonesia," katanya.
Kabid Kesbangpol Badan PB Kesbangpol Murhan menyatakan wawasan kebangsaan lahir ketika bangsa Indonesia berjuang membebaskan diri dari segala bentuk penjajahan.
Dulu perjuangan untuk menghidupkan kembali wawasan kebangsaan, hanya bersifat lokal tapi dalam perkembangan berikutnya muncul kesadaran bahwa perjuangan bersifat Nasional.
Menurut dia, perjuangan tersebut berlandaskan bahwa kesatuan dari seluruh bangsa Indonesia akan mempunyai kekuatan yang nyata.
Sebelumnya untuk memberikan pemahaman tentang nilai-nilai wawasan kebangsaan dan ketahanan bangsa, Badan Penanggulangan Bencana Kesatuan Bangsa dan Politik (Badan PB Kesbangpol) HSS menggelar diskusi wawasan kebangsaan bagi aparatur pemerintah, tokoh masyarakat dan pemuda, di Pendopo Wakil Bupati, Rabu (13/4).
Menurut Murhan, acara tersebut juga bertujuan untuk memberikan motivasi dan menumbuhkan rasa cinta dan memiliki terhadap bangsa dan negara. Selain itu, juga membangkitkan rasa dan semangat kebangsaan kepada seluruh komponen masyarakat untuk mendorong percepatan pencapaian cita-cita tujuan nasional.
"Untuk peserta, diikuti 100 orang yang terdiri dari ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten HSS, Tokoh Masyarakat dan Pemuda di HSS," jelasnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) H Ideham, para narasumber yaitu Kepala Badan PB Kesbangpol H M Yusuf Effendy , Pasi Intel Kodim 1003/Kdg Nuryanto dan Dosen Fisip Unlam Banjarmasin Taufik Arbain, serta para peserta.
Pewarta: FathurrahmanEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.