Saya mendampingi bapak wali kota mengunjungi mereka hari ini, mereka mengaku gembira mengikuti ujian nasional
Banjarmasin (Antaranews Kalsel) - Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Murlan menyatakan, sebanyak delapan siswa yang mengalami tuna rungu di Sekolah Luar Biasa (SLB) Dharma Praja Banjarmasin semangat mengikuti ujian nasional.


"Saya mendampingi bapak wali kota mengunjungi mereka hari ini, mereka mengaku gembira mengikuti ujian nasional," ujarnya, Selasa.

Diungkapkan Murlan, kedelapan siswa SLB ini mengikuti ujian nasional sebagaimana siswa normal lainnya, dan mereka dinyatakan pihak sekolah sangat serius mengikutinya.

"Jadi kita sangat gembira melihat semangat mereka tidak kalah dengan siswa normal lainnya, di mana keinginan untuk lulus sekolah itu sangat besar," tutur Murlan.

Sebenarnya, ungkap dia, ada sebanyak 14 siswa SLB Dharma Praja yang jenjangnya belajarnya sudah di kelas tiga, namun sebagiannya adalah siswa tuna grahita.

"Jadi siswa kita yang tuna grahita ini hanya mengikuti Ujian Akhir Sekolah (UAS) nantinya," ujarnya.

Menurut dia, pada ujian nasional tahun ini, sebanyak 7.347 orang siswa mengikutinya, yakni, sebanyak 3.686 siswa dari tingkat SMA dan sebanyak 3.661 siswa tingkat SMK.

"Hari kedua pelaksanaan ujian nasional ini berjalan lancar, demikian juga sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tanpa gangguan listrik dan jaringan internet," bebernya.

Dikatakan dia, ada sebanyak 19 sekolah yang melangsungkan UNBK di daerahnya ini, dan 40 sekolah lainnya masih menggunakan sistem lama.

"Sampai saat ini, kita belum ada mendapatkan laporan ada siswa yang tidak bisa mengikuti UN, bahkan di rumah sakit atau pun di lembaga pemasyarakatan tidak ada siswa," ucapnya.


Pewarta: Sukarli
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026