Sopir dumb truk kami tangkap saat anggota sedang melakukan patroli di jalan rayaBatulicin (Antaranews Kalsel) - Satuan Reserse Kriminal Polres Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, menangkap seorang sopir dumb truk yang kedapatan membawa ratusan kayu ulin dan diduga kayu tersebut tidak memiliki izin.
"Sopir dumb truk kami tangkap saat anggota sedang melakukan patroli di jalan raya," ucap Kapolre Tanah Bumbu AKBP Kus Subiyantoro Sik melalui Kasat Reskrim AKP Khairul Basyar Sik di Tanah Bumbu, Selasa.
Ia mengatakan, menangkap terhadap sopir dumb truk bermuatan ratusa kayu ulin dilakukan pada Jumat (25/3) malam, sekitar pukul 21.00 Wita.
Penangkapan tersebut dilakukan di kawasan Jalan Transmigrasi Km 15 Desa manunggal Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu.
Untuk nama pelaku pembawa ratusan kayu ulin itu diketahui berinisial UH (34) warga Tanah Laut "Selain menangkap pelaku kami jugaa mengamankan barang bukti ratusan kubik kayu ulin yang terdapat di dalam bak dumb truk yang dikemudikannya," tutur pria lulusan Akpol angkatan 2006 itu.
Khairul terus mengatakan, untuk barang bukti yang diamankan di antaranya satu unit mobil dump truk jenis Mitsubhisi warna kuning dengan nomor polisi DA 1073 ZC.
Lanjutnya, 100 kubik kayu jenis ulin ukuran 10x10 panjang dua meter, 152 kubik kayu jenis ulin ukuran 10x10 panjang tiga meter meter dan empat batang kayu jenis ulin ukuran 5x10 panjang tiga meter.
"Pelaku dan barang bukti dumb truck bermuatan kayu ulin itu selanjutnya dibawa ke Polres untuk proses hukum lebih lanjut," ujarnya.
Dari hasil penyidikan sementara pelaku dijerat Pasal 88 ayat (1) huruf a UU RI nomor 18 tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.
Dikatakannya, kasus tersebut sesuai dengan Laporan polisi : LP / 75 /III/ 2016 / Kalsel / res tanbu, tgl 25 maret 2016, tentang ilegal loging.Â
Pewarta: Sujud MarionoEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.