...seperti mereka yang tinggal di pedesaan meminta diriku menjadi pemimpin daerah pertanian pasang surut atau salah satu lumbung padi provinsi ini,
Banjarmasin, (AntaranewsKalsel) - Ketua DPRD Kalimantan Selatan Hj Noormiliyani Aberani Sulaiman menyatakan memastikan diri ikut mencalon bupati atau pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Barito Kuala tahun 2017.

"Kepastian mencalon sebagai Bupati Barito Kuala (Batola), Kalsel sesudah musyawarah keluarga besar kami, baik dari pihak suami maupun saya sendiri," tegasnya dalam jumpa pers di Rumah Makan Rudy Hermanto-Jalan A Yani Km10 Banjarmasin, Minggu.

"Srikandi" Partai Golkar itu menerangkan alasan mencalon Bupati Batola periode 2017-2022 antara lain, guna memenuhi aspirasi masyarakat kabupaten yang menggunakan motto daerah "Salidah" (Salidah pengertiannya seia-sekata) tersebut.

"Karena masyarakat bawah yang mayoritas, seperti mereka yang tinggal di pedesaan meminta diriku menjadi pemimpin daerah pertanian pasang surut atau salah satu lumbung padi provinsi ini," ujarnya menjawab anggota Press Room DPRD Kalsel.

Selain itu, ada program pembangunan masa Bupati Batola H Hasanuddin Murad SH yang memerlukan kelanjutan atau tak bisa selesai selama sepuluh tahun, tutur alumnus Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin itu.

Sebagai konsekwinsi mencalon Bupati Batola, lanjut putri almarhum H Aberani Sulaiman (Gubernur Kalsel tahun 1960-an) itu, siap mundur sebagai Ketua DPRD tingkat provinsi tersebut.

Ketua Tim Penggerak PKK Batola atau istri Hasanuddin Murad (kini bupati setempat) akan maju dalam Pilkada kabupaten tersebut melalui jalur perseorangan atau independen.

"Syukur kalau Partai Golkar dan atau partai politik (parpol) mencalonkan saya sebagai calon Bupati Batola mendatang," ucapnya seraya menyatakan, pencalonan lewat jalur independen bukan berarti menentang partai yang membesarkannya selama ini.

"Pencalonan lewat jalur independen hanya sebuah langkah antisipasi guna memenuhi tuntutan/aspirasi masyarakat Batola. Karena yang namanya politik tidak tertebak," demikian Noormiliyani.

Sementara beberapa figur publik lain juga mengincar kepemimpinan Bumi Salidah mendatang, antara lain mantan Bupati Batola H Eddy Sukarma, serta dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerindra.


Pewarta: Sukarli
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026