Dua gedung sekolah dasar di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, direlokasi karena berdekatan dengan jalan angkutan batu bara milik PT Adaro Indonesia, kata Kepala Dinas Pendidikan Tabalong Erwan.

Dua bangunan SD yang telah direlokasi yakni SD Negeri Manduin di Kecamatan Muara Harus dan SD Negeri Padangin di Kecamatan Tanta, katanya di Tanjung, Selasa.

"Dengan pertimbangan untuk kenyamanan dalam kegiatan belajar dan mengajar, bangunan SD yang berada terlalu dekat dengan aktivitas angkutan batu bara direlokasi ke tempat yang lebih layak," katanya.

Bangunan baru SD Negeri Padangan akan diresmikan pada Jumat  bersamaan dengan peresmian TK dan puskesmas pembantu.

Gedung baru SD Negeri Manduin sudah lebih dulu rampung dan diresmikan Bupati Tabalong beberapa waktu lalu.

Kepala Desa Padangin Rusli mengatakan, pemindahan lokasi SD Negeri Padangan memang terkait rencana PT Adaro Indonesia membangun jalur konveyor yang melintasi Kecamatan Tanta.

"Memang ada rencana Adaro untuk membangun jalur konveyor karena itu bangunan SD Padangin dibebaskan dan diganti dengan bangunan baru di lokasi yang lebih nyaman untuk kegiatan sekolah," jelas Rusli.

Camat Tanta Alfian mengatakan, untuk wilayah Tanta ada sekitar lima desa yang masuk dalam rencana pembangunan konveyor yakni Desa Padang Panjang, Desa Warukin, Desa Padangin, Desa Walangkir dan Desa Barimbun.

"Untuk wilayah Padangin memang telah dilakukan pembebasan namun masih ada beberapa lokasi yang belum ada kesepakatan terkait uang ganti rugi," jelas Alfian./mia/B




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026