Istilahnya kami di Bappeda hanya menerima "kue"anggaran yang diajukan Badan Keuangan dan Aset Daerah berdasarkan proyeksi anggaran di 2017 dan membagi-bagikannya kepada SKPD sesuai dengan RPJMD dan capaian kinerja SKPD sebelumnya,"Amuntai, (Kalsel, Antaranews) - Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan menerima protes dan pertanyaan dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait pembagian anggaran 2017 yang menurun.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Fajeri Ripani di Amuntai, Rabu, mengatakan sejumlah SKPD mempertanyakan pembagian anggaran di 2017 karena menurun dibanding anggaran 2016.
"Istilahnya kami di Bappeda hanya menerima "kue"anggaran yang diajukan Badan Keuangan dan Aset Daerah berdasarkan proyeksi anggaran di 2017, dan membagi-bagikannya kepada SKPD, sesuai dengan RPJMD dan capaian kinerja SKPD sebelumnya," ujar Fajeri.
Fejeri mengatakan, anggaran yang diajukan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten HSU kepada Bappeda memang turun akibat terjadinya defisit anggaran di 2016.
Defisit, katanya terjadi akibat berkurangnya sumber pendapatan daerah, seperti tidak adanya lagi dana bagi hasil tambang batu bara dari Kabupaten Balangan dan hilangnya sejumlah retribusi dan pejak serta menurunnya anggaran dari Pememrintah Provinsi Kalimantan Selatan.
"Beberapa SKPD memang sempat mempertanyakan dan protes turunnya anggaran di 2017, tetapi setelah kami beri penjelasan dalam beberapa pertemuan mereka dapat mengerti, " terang Fajeri.
Fajeri mengatakan, pembagian 'kue' anggaran masih dalam proses dengan melihat kondisi keuangan daerah ke depan, meski diyakininya beberapa anggaran SKPD memangh turun guna mengurangi jumlah defisit yang terjadi.
"Karena ini masih berupa pagu indikatif maka masih bisa terjadi turun naik jumlah anggarannya," katanya
Dikatakan, beberapa SKPD meminta kenaikan anggaran, namun pihak Bappeda melihat juga pencapaian kegiatan sebelumnya.
"Bagaimana anaggaran dinaikan, jika capaian sebelumnya tidak sampai 80 persen," kata Fajeri lagi.
Meski anggaran sejumlah SKPD diyakini turun pada 2017 nanti, namun pihak Bappeda menghimbau SKPD bisa melakukan pembinaan ke desa-desa agar beberapa program kegiatan yang bisa ditampung melalui dana desa dimantapkan.
Pewarta: Eddy AbdillahEditor : Eddy Abdillah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.