"Mengapa saya katakan patut menjadi pembelajaran? Karena pelaksanaan pilkada 2015 boleh terbilang berhasil," ujar politisi muda Partai Demokrat itu menjawab Antara Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarmasin, Selasa.
Banjarmasin (Antaranews Kalsel) - Anggota komisi I bidang hukum dan pemerintahan DPRD Kalimantan Selatan, Zulfa Asma Vikra berpendapat, Pilkada di provinsinya tahun 2015 patut menjadi pembelajaran.


"Mengapa saya katakan patut menjadi pembelajaran? Karena pelaksanaan pilkada 2015 boleh terbilang berhasil," ujar politisi muda Partai Demokrat itu menjawab Antara Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarmasin, Selasa.

Sebagai salah satu indikator yang cukup mendasar atas keberhasilan pelaksanaan Pilkada 2015, menurut dia, keadaan Kalsel yang kini berpenduduk mencapai empat juta jiwa dan tersebar pada 13 kabupaten/kota sampai saat ini dalam keadaan kondusif.

"Masalah adanya protes saat penghitungan suara dan gugatan melalui Mahkamah Konstitusi (MK), hal tersebut wajar dalam dinamika demokrasi," lanjut wakil rakyat yang bergelar sarjana hukum dan magister hukum itu.

Ia berharap, pelaksanaan pilkada secara serentak tahap atau putaran kedua dan seterusnya juga berjalan aman dan lancar dengan tetap terjaga keadaan kondusif di Kalsel, yang merupakan provinsi tertua di Pulau Kalimantan.

"Kita ke depan berharap, selain pelaksanaan pilkada di Kalsel yang semakin baik, juga bisa menjadi contoh provinsi/daerah lain," demikian Zulfa Asma Vikra.

Selain pemilihan gubernur dan wakil gubernur (pilgub-pilwagub), pada 2015 di Kalsel ada tujuh kabupaten/kota yang melaksanakan pilkada secara bersamaan, yaitu Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.

Kemudian Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Balangan, Tanah Bumbu (Tanbu), serta Kabupaten Kotabaru. Berdirinya Balangan dan Tanbu bersamaan April 2003.

Dari tujuh kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada 2015, hanya tiga di antaranya terjadi sengketa dan mengadukan persoalan tersebut ke MK, yaitu Kabupaten Kotabaru, Tanbu dan Kabupaten HST.

Selebihnya atau empat kabupaten/kota bersama pilgub-pilwagug tidak ada gugatan pilkada alias menerima keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Sedangkan enam kabupaten lainnya di Kalsel yang melaksanakan pilkada kesempatan berikut, yaitu Kabupaten Tabalong, Hulu Sungai Utara (HSU), Hulu Sungai Selatan (HSS), Tapin, Barito Kuala (Batola) dan Kabupaten Tanah Laut (Tala). 


Pewarta: Syamsudin Hasan
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026