Belasan pekerja angkutan darat itu diketahui yang biasa mangkal di Jalan Ujung Murung dan Pasar Sudimampir Banjarmasin Tengah.
Banjarmasin (Antaranews Kalsel) - Belasan sopir angkutan seperti sopir bajaj, tukang ojek, dan tukang becak mendatangi Polsekta Banjarmasin Tengah untuk mempertanyakan kerapnya Polsekta setempat melakukan penertiban.


Pantauan wartawan Antara, Selasa, saat di Polsekta Banjarmasin Tengah terlihat belasan sopir bajaj, becak dan ojek datang pada Selasa (5/1) sore sekitar pukul 15.00 Wita.

Belasan pekerja angkutan darat itu diketahui yang biasa mangkal di Jalan Ujung Murung dan Pasar Sudimampir Banjarmasin Tengah.

Saat mereka berada di ruang tunggu Polsekta Banjarmasin Tengah, salah satu tukang ojek mengatakan mereka datang ke Polsekta Banjarmasin Tengah untuk mempertanyakan terkait seringnya anggota polisi melakukan penertiban terhadap mereka.

Sementara itu Kapolsekta Banjarmasin Tengah Kompol Uskiansyah di Banjarmasin, saat menemui para sopir bajaj, tukang becak dan tukang ojek itu terlihat ramah.

Pertemuan yang dilakukan oleh Kapolsekta itu berlangsung damai dan santai serta terlihat ada pengayoman dari pihak kepolisian.

"Saya selaku Kapolsekta di Banjarmasin Tengah hanya melaksanakan dan menjalankan tugas, di mana kawasan Ujung Murung memang kawasan dilarang parkir," katanya saat pertemuan itu berlangsung.

Uski terus mengatakan, kedatangan mereka sangat dihargai dan itu akan menjadi masukan bagi pihak kepolisian khususnya Polsekta Banjarmasin Tengah


Pewarta: Gunawan Wibisono
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026