Kepala Satuan Reskrim Polres Banjar, Ajun Komisaris Polisi Makung Ismoyo Jati, di Martapura, Selasa, mengatakan, program itu mulai digiatkan sejak sebelum Ramadhan hingga tujuh hari pascalebaran.
"Program kring serse merupakan bagian dari langkah pencegahan dan antisipasi kepolisian terhadap tindak kejahatan dan intensitasnya lebih digiatkan selama Ramadhan hingga pascalebaran," ujarnya.
Dijelaskan, program kring serse merupakan salah satu bentuk mengasah kemampuan anggota Polri khususnya dari satuan reserse dan kriminal yang dituntut mampu menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Tugas itu meliputi kemampuan anggota mengenal setiap pelosok wilayah yang menjadi tanggungjawabnya termasuk mampu mengenali pelaku kejahatan dan jaringannya sehingga bisa mengidentifikasi apabila terjadi tindak kejahatan di lapangan.
"Setiap anggota juga dituntut sigap mencegah dan mengantisipasi setiap kejadian di wilayah yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya serta melaporkan setiap kejadian menonjol sehingga bisa diambil langkah pencegahan," katanya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, program itu, bukan hanya dijalankan di tingkat Polres Banjar tetapi menyebar hingga ke kepolisian sektor (polsek) sehingga setiap kejadian di berbagai wilayah bisa terus terpantau.
"Di tingkat Polres, anggota dibagi sesuai wilayah tugas, sedangkan ditingkat Polsek setiap anggota Reskrim diberi tugas dan tanggungjawab memantau setiap kejadian di dua desa," ujarnya.
Dia mengatakan selain meningkatkan program kring serse, pihaknya juga selalu siaga melaksanakan pengamanan baik secara terbuka melalui patroli rutin maupun pengamanan tertutup yang dilakukan petugas secara mobile.
Ditambahkan, hingga hari ke-20 Ramadhan, situasi dan kondisi di wilayah Kabupaten Banjar cukup kondusif dan kasus tindak kejahatan menonjol relatif sedikit yakni hanya sebanyak 4 kasus curat dan lima kasus curanmor.
"Selama Ramadhan hingga pasca Idul Fitri, sejumlah kasus tindak kejahatan diprediksi meningkat namun sejauh ini kasus yang terjadi relatif sedikit tetapi kami tetap siaga dan selalu waspada," katanya.
Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.