Layout ini nanti bisa berubah sesuai kebutuhan masing-masing instansi maupun keperluan dekorasi yang menjadi ciri khas instansi yang  bergabung,
Marabahan (ANTARA) -
Wakil Bupati Barito Kuala (Wabup Batola) H Rahmadian Noor mensosialisasikan rencana revitalisasi Mal Pelayanan Publik (MPP) Batola yang ditargetkan selesai Oktober 2022 mendatang pada calon tenant, di Aula Bahalap Kantor Setdakab Batola, Selasa (8/3).

Kegiatan tersebut sedikitnya diikuti 21 instansi terkait yang beberapa diantaranya calon tenant. 

Di hadapan para calon tenant Wabup menyampaikan, revitalisasi itu penting dilakukan, mengingat MPP Batola yang sudah berdiri sejak awal 2019 lalu harus mengikuti pedoman-pedoman dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PANRB) tertuang dalam Permen-PANRB Nomor : 23 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan MPP. 

Termasuk di dalamnya, menurut dia, pengelola MPP adalah DPMPTSP dan sarana gedung yang ramah disabilitas. 

"Karena itulah MPP Batola direvitalisasi dengan memindah dari posisi sebelumnya di lantai dua ke lantai satu. Selain itu, gedung yang digunakan saat ini akan dipindahkan ke gedung DPMPTSP dan Disdukcapil dipindahkan ke Kantor Satpol-PP supaya lebih layak," papar Wabup yang akrap disapa Rahmadi itu. 

Wabup yang juga menjabat Ketua PMI Batola menerangkan, April nanti akan dimulai proses rehab, karenanya perlu kepastian berapa tenant yang bersedia bergabung sehingga layout gedung bisa disesuaikan dengan kebutuhan para tenant. 

Pria yang juga menjabat Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Batola menerangkan, dalam layout sementara instansi yang disiapkan counter diantaranya BPN satu loket, kementerian agama satu loket, kepolisian empat loket, kejaksaan satu loket, pengadilan agama satu loket, kantor pajak satu loket. 

"Layout ini nanti bisa berubah sesuai kebutuhan masing-masing instansi maupun keperluan dekorasi yang menjadi ciri khas instansi yang  bergabung," paparnya sembari menampilkan desain layout MPP Batola. 

Rahmadi minta selepas pertemuan Kepala DPMPTSP Batola M Aberar untuk melakukan komunikasi intensif guna menentukan kepastian tenant yang bergabung dan apa saja yang diperlukan dalam MPP nantinya. 

"Saya harap semua instansi yang hadir dalam acara ini bisa bergabung nantinya, mengingat MPP merupakan bentuk pelayanan prima kita kepada masyarakat," pinta wabup. 

Sosialisasi rencana revitalisasi MPP Batola ini juga dirangkai diskusi. Beberapa instansi menyatakan siap bergabung dan sebagian lainnya seperti Taspen Kalsel dan Kejaksaan Batola akan menyesuaikan jadwal layanan mengingat keterbatasan jumlah SDM.

Acara tersebut juga mengundang PT Taspen Kalsel, PT PLN, PDAM Batola, dan SKPD pelayanan di Batola.

 

Pewarta: Arianto
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026