Marabahan (ANTARA) - Wakil Bupati Barito Kuala (Wabup Batola), Kalimantan Selatan, Herman Susilo menegaskan, momen Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 pemerintah daerah fokus pada peningkatan kualitas dan efisiensi layanan kesehatan.
Beliau berharap, HKN dapat menjadi pendorong tercapainya layanan yang terjangkau.
"Besar harapan kami, dengan diadakannya Hari Kesehatan ini, kita bisa meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan untuk masyarakat kita," ujar Herman Susilo pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Kabupaten Batola yang dipusatkan di Kecamatan Barambai, Rabu.
Herman Susilo menyerukan, pentingnya sinergi antarpihak untuk mewujudkan pengobatan yang lebih murah dan efektif.
Baca juga: 130 ribu warga kurang mampu di Batola terdaftar peserta BPJS Kesehatan PBI
"Semoga kita bisa bersinergi dan juga memberikan pengobatan yang lebih murah, efektif dan juga ini salah satu menunjang kita, mendorong kita bahwa kita harus tetap bersemangat untuk pelayanan lebih baik lagi tentang kesehatan di Kabupaten Barito Kuala ini," katanya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Batola Sugimin mengatakan, momentum HKN ke-61 harus dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi menyeluruh dan peningkatan mutu standar layanan.
Dia menekankan, pentingnya profesionalisme tenaga kesehatan dalam menjamin kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Pj Bupati Batola: "Semangat Baja" tingkatkan derajat kesehatan
Momen paling dinantikan dalam penutupan kegiatan itu adalah penganugerahan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan inovasi di bidang kesehatan. Rangkaian penghargaan yang diberikan meliputi, Tenaga Kesehatan Teladan diberikan kepada individu yang menunjukkan kinerja dan pengabdian luar biasa.
Selanjutnya, Inovator Kesehatan Terbaik diberikan kepada mereka yang berhasil menciptakan terobosan dalam pelayanan kesehatan dan Puskesmas dengan CKG (Cek Kesehatan Gratis) Terbaik diberikan kepada puskesmas dengan pelaksanaan program CKG paling optimal dan berdaya guna bagi masyarakat.
Kemudian, Desa Stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan) Terbaik, yaitu penghargaan bagi desa yang berhasil mewujudkan lingkungan sehat dan bebas dari praktik BABS.
Acara puncak HKN ke-61 di Kecamatan Barambai ditutup dengan meriah dengan kehadiran 19 puskesmas se-Batola, RSUD Abdul Aziz, Instalasi Farmasi Kabupaten dan Klinik Setara berpartisipasi dalam penampilan parade yang menjadi simbol kesiapan dan dedikasi para tenaga kesehatan dalam mengemban tugas mulia di bidang kesehatan.
