Tiga koperasi karet yang mendapatkan bantuan peralatan sit angin yakni Yudistira Desa Kembang Kuning Kecamatan Haruai, Koperasi Sedewa Desa Wayau Kecamatan Tanjung, dan Koperasi Bina Usaha Kecamatan Murung Pudak,Tanjung (Antaranews Kalsel) - Tiga koperasi karet di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mendapatkan bantuan peralatan pengolahan sit angin atau lembaran karet hasil bekuan lateks guna mendukung upaya peningkatan mutu karet di wilayah ini.
Kepla Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Tabalong Birhasani di Tanjung, Selasa mengatakan, karet olahan berupa sit angin atau lembaran kualitasnya lebih baik dibanding lump mangkok.
"Tiga koperasi karet yang mendapatkan bantuan peralatan sit angin yakni Yudistira Desa Kembang Kuning Kecamatan Haruai, Koperasi Sedewa Desa Wayau Kecamatan Tanjung, dan Koperasi Bina Usaha Kecamatan Murung Pudak," jelas Birhasani.
Dengan karet olahan berupa sit angin petani lokal akan mendapatkan harga lebih tinggi yakni sekitar Rp25 ribu per kilogeram dibanding lump mangkok dengan harga Rp6.400 per kilogeramnya.
Satu petani karet asal Desa Wayau Alfian mengatakan akan mencoba memproduksi karet olahan berupa sit angin karena adanya dukungan dari pemerintah daerah serta kepastian pemasarannya yang difasilitasi oleh Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar dari Provinsi Jambi.
"Waktu pengolahan karet sit angin memang lebih lama dibanding lump namun harganya yang capai Rp25 ribu per kilogeram memotivasi kami untuk mencoba produksi karet lembaran," ungkap Alfian.
Uji coba penggunaan peralatan sit angin dilakukan oleh para petani karet yang tergabung di tiga koperasi di Desa Wayau sekaligus penandatanganan kesepakatan bersama antara UPPB Provinsi Jambi dengan pelaku usaha karet Tabalong.
Menurut anggota UPPB Provinsi Jambi Budi Wibowo, sit angin hasil petani karet Tabalong nantinya akan dipasarkan ke sejumlah pabrik di Tangerang dan Jakarta.
"Untuk pemasarannya kita akan bantu memfasilitasi karena karet olahan sit angin termasuk kualitas baik dan dibutuhkan oleh pabrik sepatu di Tangerang," jelas Budi saat melakukan kunjungan ke Tabalong.
Pewarta: Herlina LasmiantiEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.