Sebagai wilayah ekosistem, daerah aliran sungai atau DAS perlu dijaga kelestariannya oleh berbagai pihak, termasuk peran serta masyarakatAmuntai, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimatan Selatan, membentuk forum pelestarian dan pemeliharaan daerah aliran sungai agar ekosistem yang ada di dalamnya tetap terpelihara dari ancaman pembangunan dan bencana.
Wakil Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Husairi Abdi di Amuntai Kamis mengatakan, daerah aliran sungau (DAS) sebagai yang merupakan salah satu penyangga kondisi lingkungan daerah, sangat penting untuk dikelola lintas sektoral.
"Sebagai wilayah ekosistem, daerah aliran sungai atau DAS perlu dijaga kelestariannya oleh berbagai pihak, termasuk peran serta masyarakat" kata Husairi.
Upaya pelestarian DAS dari kerusakan ekosistem dan bencana alam tersebut, harus dilakukan lintas instansi/sektoral melalui Forum DAS dan peran serta masyarakat.
Husairi berharap dibentuknya forum DAS yang melibatkan sejumlah pejabat instansi terkait dan tokoh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang peduli lingkungan hidup, mampu mengelola dan menjaga ekosistem kawasan DAS dari kerusakan akibat proses pembangunan, pendangkalan dan bencana alam seperti tanah longsor dan kekeringan.
Instansi Pemda HSU yang berada dalam forum DAS diantaranya dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Pekerjaan Umum, Dinas Pertanian, Kesehatan, Dishubkominfo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Bagian Ekonomi dan SDA.
Ketua Umum Forum DAS Kalimantan Selatan Karta Sirang mengatakan, masalah pelestarian DAS saling berkaitan antarwilayah kabupaten/kota di Kalsel, sehingga perlu direncanakan secara berkesinambungan.
Sesuai Peraturan Pemerintah nomor 37 tahun 2012, frum DAS berfungsi menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat terkait pengelolaan DAS.
Selain itu, juga berfungsi memberikan sumbangan pemikiran dalam pengelolaan DAS serta menumbuhkembangkan peran pengawasan masyarakat dalam pengelolaan DAS.
"Masyarakat secara perorangan juga bisa berperan dalam pengelolaan DAS dengan menjaga, menyampaikan informasi dan mendapatkan pelatihan," tandasnya.
Saat ini, kondisi DAS di Kalsel, sebagian kritis, sehingga perlu upaya dari seluruh pihak untuk melakukan reboisasi dengan menanam berbagai jenis pohon untuk menyelamatkan daerah aliran sungi tersebut.
Pewarta: Eddy AbdillahEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.