Selama ini telah terjadi pendangkalan bendungan di Gunung Sari sekitar dua meter dari kondisi normal. Dan pendangkalan diduga akibat aktivitas pembangunan Bendungan Gunung Bahalang,"Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, mengeruk dua bendungan akibat pendangkalan selama musim hujan.
Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Noor Ipansyah, di Kotabaru, Kamis mengatakan, dua bendungan yang dikeruk tersebut, Bendungan Gunung Sari, dan Gunung Ulin.
"Selama ini telah terjadi pendangkalan bendungan di Gunung Sari sekitar dua meter dari kondisi normal. Dan pendangkalan diduga akibat aktivitas pembangunan Bendungan Gunung Bahalang," kata Ipansyah.
Menurut Direktur PDAM, perusahaan yang melakukan aktivitas pembangunan Bendungan Gunung Bahalang harus bertanggungjawab terhadap pendangkalan di Bendungan Gunung Sari, yakni, perusahaan minyak goreng PT Golden Hope Nusantara.
Karena Bendungan Gunung Sari berada di sisi bawa Bendungan Gunung Bahalang, saat terjadi banjir material berupa batu dan tanah dari Gunung Bahalang terseret banjir hingga mengendap di Waduk Gunung Sari.
Selain Gunung Sari, PDAM juga melakukan pengerukan lumpur di Gunung Ulin, agar saat musim hujan nanti daya tampung waduk Gunung Ulin bisa lebih banyak lagi.
Pengerukan waduk, kata Ipansyah, menggunakan alat berat yang disewa dari perusahaan kontraktor di Kotabaru.
Dikatakan, selama musim kemarau di mana saat debit air di waduk surut sehingga terlihat tana di dasar waduk/bendungan menjadi kesempatan baik bagi PDAM untuk melakukan pengerukan atau normalisasi.
Pewarta: Imam HanafiEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.