"Karena tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak yang tak bertanggung jawab mencoba merusak keadaan daerah Kalsel yang sudah kondusif," lanjut mantan Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh itu.

Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan Tarmizi A Karim mengajak semua elemen masyarakat di provinsinya tersebut agar tetap waspada menghadapi pemilihan kepala daerah atau Pilkada, yang dijadwalkan Desember 2015.


 Ajakan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan Pengurus Wilayah Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB-PII) Kalimantan Selatan (Kalsel), di Banjarmasin, Selasa malam. 

Pasalnya, menurut Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu, suhu politik menjelang Pilkada semakin panas, walau Kalsel dengan penduduk yang mencapai empat juta jiwa dalam keadaan kondusif. 

 "Karena tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak yang tak bertanggung jawab mencoba merusak keadaan daerah Kalsel yang sudah kondusif," lanjut mantan Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh itu. 

 Apalagi, tegas penjabat orang nomor satu di jajaran pemerintah provinsi (Pemprov) tersebut, nuansa, situasi dan kondisi Pilkada kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

 Menurut dia, dalam Pilkada kali ini yang paling dominan partai politik (parpol). "Hal tersebut yang bisa menyulut ketidakstabilan daerah," katanya.

 Namun selaku pembina politik di daerah Kalsel, laki-laki asal "Serambi Mekkah" Indonesia (Aceh) itu berharap provinsi yang terdiri atas 13 kabupaten/kota ini tetap dalam keadaan kondusif hingga pascapilkada.

 Oleh sebab itu, lanjutnya, perlu pengaturan kampanye, termasuk kegiatan pawai sebaik mungkin agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

 Selain itu, para pendukung, termasuk parpol pengusung jagoan masing-masing agar bisa mengendalikan atau mengatur massa, sehingga suasana tetap kondusif, demikian Tarmizi A Karim.

 Pada Pilkada serentak 9 Desember 2015 di Kalsel, selain pemilihan gubernur setempat, juga ada tujuh Pilkada kabupaten/kota, yaitu Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru.

 Kemudian Kabupaten Banjar, Hulu Sungai Tengah (HST), Balangan, Tanah Bumbu (Tanbu) dan Kabupaten Kotabaru.

 Kedatangan Pengurus KB-PII Kalsel yang dipimpin ketuanya ustadz H Chairani Idris ke kediamana/rumah jabatan Pj Gubernur tersebut untuk bersilaturahmi, karena kebetulan sesama keluarga besar Pelajar Islam Indonesia (PII).

 Selain itu, menginformasikan rencana Muktamar KB-PII yang dijadwalkan di Jakarta November mendatang, serta halal bihalal KB-PII Kalsel dengan pembicara Ketua Badan Pengawas Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). 

Pewarta: Syamsudin Hasan
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026