Risma menghubungi Bupati Fandi di sela kegiatannya membantu korban banjir bandang di Desa Cermen, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, Minggu.
"Karena kalau proyek, mau sampai kapan? Kasihan wargamu, nanti aku ajari," ujar Risma.
Baca juga: Mensos bangun selter di permukiman bantaran Sungai Asam-Asam
Risma mengatakan kepada Fandi, saat awal dirinya menjadi Wali Kota Surabaya, dia hanya punya dua unit peralatan pengaturan air untuk menangani banjir. Namun kini, peralatan tersebut menjadi 190 unit.
Risma berencana pada minggu depan, ia akan kembali mengunjungi lokasi terdampak banjir bandang tersebut.
"Minggu depan aku ada di sini, aku ngomong sama kepala dinasmu," kata dia.
Sebelumnya, hujan lebat membuat air Kali Lamong meluap dan membanjiri belasan desa di Kabupaten Gresik pada Jumat (5/11).
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gresik, banjir yang melanda wilayah Kecamatan Benjeng, Balongpanggang, Kedamean, dan menyebabkan 600 lebih rumah warga tergenang.
Baca juga: Menteri Sosial serahkan bantuan anak yang orang tuanya meninggal karena COVID-19
Pewarta: Devi Nindy Sari RamadhanEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.