Tim Laboratorium Forensik Surabaya melakukan penyelidikan untuk memeriksa penyebab kebakaran yang mengakibatkan dua toko mebel dan satu buah rumah serta biro travel perjalanan di Jalan Pangeran Antasari Banjarmasin.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, AKP Andi Adnan SH Sik di Banjarmasin, Senin mengatakan, pihak Laboratorium Forensik Surabaya itu telah tiba atas permintaan pihak Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin.
Kedatangan tim Laboratorium Forensik Surabaya itu bermaksud untuk melakukan penyelidikan di lapangan untuk mengungkap penyebab dari kebakaran empat bangunan tersebut.
Selain itu, tim laboratorium Forensik yang datang ke Banjarmasin, diwakili oleh tiga orang yang dikepalai oleh Kompol Fitri yang langsung terjun ke tempat kejadian perkara.
Lanjut Andi, Tim itu telah melakukan pemeriksaan di TKP pada Sabtu (25/6) sekitar pukul 12.00 Wita selama lebih kurang tiga jam.
Hasil dari pemeriksaan di TKP itu, Tim Forensik telah menetapkan enam benda yang dicurigai dan akan dilakukan pemeriksaan lanjutan di Laboratorium Forensik Surabaya.
Enam benda itu antara lain abu, arang, tabung pemanas dispenser, colokan listrik, potongan papan serta lelehan plastik yang terbakar di tempat kebakaran yaitu Toko Mebel Haliza.
Andi memperkirakan, hasil dari pemeriksaan enam benda oleh Tim Laboratorium Foreksi Polri cabang Surabaya itu diperkirakan baru diketahui sekitar satu Minggu lebih, karena pemeriksaan itu harus cermat dan teliti tidak boleh terburu-buru, ungkapnya.
Sekedar untuk diketahui, kebakaran yang menghanguskan empat bangunan itu terjadi pada Kamis (23/6) sekitar pukul 13.00 wita.
Empat bangunan yang hangus terbakar itu diantaranya, dua toko mebel, satu toko ponsel sekaligus travel dan satu buah rumah mewah milik warga serta dua mobil yang parkir di depan toko tersebut/gun.
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.