Akademi Keperawatan Intan Martapura Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan  meluluskan 96 tenaga keperawatan profesional usai mengikuti pendidikan di akademi itu.

Puluhan wisudawan dan wisudawati yang menyandang gelar Ahli Madya Keperawatan program D III Keperawatan reguler angkatan VIII Akper Intan Martapura dilantik dan diambil sumpah di "guest house" Sultan Sulaiman Martapura, Selasa.

Bupati Banjar Khairul Saleh mengatakan, tantangan sebagai seorang ahli keperawatan yang profesional sudah menunggu seluruh tenaga keperawatan yang baru dikukuhkan tersebut.

"Tantangan sebagai tenaga keperawatan profesional sudah menunggu dan harapan saya tantangan itu mampu dijawab seluruh perawat yang sudah lulus dan menyelesaikan pendidikannya di Akper Intan ini," ujar bupati.

Peran dan fungsi keperawatan menjadi penting sebagai upaya dalam ikut serta mewujudkan peningkatan derajat kesehatan di Kabupaten Banjar yang telah tertuang pada salah satu Kebijakan Pembangunan Daerah.

Kebijakan itu, kata dia, berupa pembebasan biaya bagi seluruh lapisan masyarakat yang ingin berobat di Pusat Kesehatan Masyarakat dan Puskesmas Pembantu di setiap kecamatan di kabupaten itu.

Dikatakan, kelancaran pelaksanaan kebijakan itu memerlukan partisipasi dan kerja keras aparat pelaksana, dukungan serta pengawasan seluruh pihak baik aparat pemerintah didukung seluruh lapisan masyarakat.

"Harapan kami, lulusan Akper Intan mampu mengambil peran dalam mendukung kebijakan yang berkaitan dengan kesehatan itu sesuai ilmu dan keahlian yang dimiliki," pesannya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, kelulusan wisudawan dan wisudawati itu menunjukkan Akper Intan Martapura mendapat kepercayaan masyarakat luas dalam menciptakan generasi muda yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan.

Direktur Akper Intan Martapura Sirajuddin Noor, mengatakan, lulusan Akper Intan hendaknya mampu menerapkan ilmu dan keahlian yang diperoleh di lembaga pendidikan sehingga membawa manfaat bagi masyarakat luas.

"Lulusan Akper Intan harus mampu menjawab tantangan sekaligus menjadi tenaga keperawatan yang profesional dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang diharapkan masyarakat," katanya.


Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026