"Selain kita berikan sembako, kita berikan pula zakat uang dari kumpulan badan amil zakat pasar," ujarnya.
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Sebanyak 500 paket sembako dibagikan kepada warga pasar di wilayah Pasar Baru Banjarmasin, Selasa, dalam acara buka puasa bersama Dinas Pasar dengan mereka.
Menurut Kepala Dinas Pasar Kota Banjarmasin Hermansyah, para warga pasar yang mereka bagikan paket sembako adalah kaum dhuafa, juru parkir, petugas kebersihan, tukang ojek, tukang becak dan petugas keamanan lingkungan pasar.
"Selain kita berikan sembako, kita berikan pula zakat uang dari kumpulan badan amil zakat pasar," ujarnya.
Dia mengatakan, berbagi dengan para warga pasar ini sudah dilakukan setiap tahun saat bulan suci Ramadhan, dengan tujuan mempererat tali silaturrahmi diantara warga pasar dan instansinya.
"Karena kerjasama kita selama ini dengan warga pasar sangat baik, yakni dalam menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban wilayah pasar," ucapnya.
Dengan demikian, paparnya, maka kelangsungan aktivitas pasar berjalan lancar dan semuanya merasakan mendapatkan keuntungan.
"Kita selalu menjaga kehormonisan, semoga selalu berjalan demikian seterusnya, dan acara ini banyak didukung semua pihak yang mampu di wilayah pasar," bebernya.
Sekdakot Banjarmasin H Zulfadli Gazali menyampaikan apresiasinya terhadap berlangsungnya acara semacam ini setiap tahun.
Dia pun mengharapkan kondusifitas pasar terus dijaga, karena perkembangan perekonomian daerah tergantung dengan kondisi pasar pasar yang aman, nyaman, dan tertib.
Menurut dia, pemerintah kota terus berupaya memajukan pasar tradisional agar terus bisa bertahan di era global ini, di mana serbuan pasar moderen atau pasar swalayan hampir tidak bisa dibendung.
 Dengan langkah pemerintah terus melakukan pembenahan pasar tradisional di daerah ini, maka harapannya kedepan, pasar milik masyarakat kecil ini bisa terus bertahan selamanya sebagai penopang perekonomian daerah, ujarnya.  Â
Pewarta: SukarliEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.