... kita juga akan tempatkan personil untuk pengamanan bank, pegadaian, toko-toko emas, pasar modern dan pasar tradisional mingguan,
Balangan - (Antaranews Kalsel) - Kepolisian Resort Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, menyiapkan dua pos keamanan dalam menghadapi arus mudik lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1436 Hijriyah yang diperkirakan jatuh pada tanggal 17 -18 Juli 2015.
Kapolres Balangan AKBP Sudrajad Hariwibowo, di Paringin Kamis mengatakan, Mapolres akan kembali melaksanakan operasi ketupat lebaran untuk kelancaran dan keamanan umat muslim menjalankan aktivitas menghadapi dan menjalankan hari raya Idul Fitri.
Dalam menghadapi persiapan pengamanan hari raya Idul Fitri, bukan hanya pos pengamanan jalan raya yang disiapkan, namun juga keamanan dan kenyamanan warga dari tindak kriminalitas yang mungkin terjadi.
"Selain membangun dua pos keamanan yang ditempatkan di Desa Sungai Ketapi, Kecamatan Paringin dan Kecamatan Batumandi, kita juga akan tempatkan personil untuk pengamanan bank, pegadaian, toko-toko emas, pasar modern dan pasar tradisional mingguan," ujar Sudrajad.
Berdasarkan kejadian-kejadian yang pernah terjadi dan sesuai informasi masyarakat lanjut Sudrajad, biasanya mendekati hari raya rentan terjadinya tindak kriminalitas seperti perampokan, jambret, pencurian, pencopetan.
"Kita akan siapkan anggota dari Mapolres Balangan untuk terus waspada dan menjaga keamanan, kenyamanan warga dalam mempersiapkan diri menghadapi hari raya Idul Fitri 1436 Hijriyah mendatang," katanya.
Namun tambah Sudrajad, kita tetap berharap agar arus mudik lebaran ini berjalan lancar, warga aman dan kondusif, serta pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1436 Hijriyah dapat berjalan seperti yang kita harapkan.
Operasi ketupat pengamanan hari raya Idul Fitri1436 Hijriyah itu sendiri akan mulai dilaksanakan pada Kamis (9/7) di wilayah hukum Kepolisian Resor Balangan, Kalsel.
Pewarta: Roly SupriadiEditor : Roly Supriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.