Tanjung (ANTARA) - Ratusan pelajar Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan mengikuti lomba balogo pada Festival Olahraga Masyarakat dan Permainan Tradisional (FOPERTA) yang dilaksanakan
Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) setempat.
Ketua KORMI Kabupaten Tabalong Muhammad Dzaki Makarim mengatakan festival permainan tradisional ini wujud nyata pelestarian budaya bangsa, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga masyarakat di Kabupaten Tabalong.
"Festival ini sarana edukasi generasi muda untuk mencintai warisan budaya kearifan lokal," jelas Zaki, Sabtu.
Total peserta 564 mencakup kategori pelajar (putra/putri) dan umum (putra/putri) dari Kabupaten Tabalong, Balangan, Banjarmasin, Batola, Tapin, HST, HSU serta luar Kalsel.
Zaki menambahkan melalui semangat kemerdekaan RI ke-81 permainan Balogo dan olahraga masyarakat lainnya diharapkan terus berkembang, tetap lestari, serta melahirkan kebersamaan, kekompakan, dan sportivitas tinggi di masyarakat Kabupaten Tabalong.
Baca juga: Tak Lagi Melihat Dunia dalam Kabut, Warga Tabalong Sambut Harapan Baru
Festival ini dibuka Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani didampingi Ketua DPRD Tabalong Riza Fahlipib, Kasatlantas Polres Tabalong AKP Oki Hermawan, pengurus KORMI, GOBI dan Kadisdik Gusti Judid Ihsan Permana.
Bupati mengatakan kegiatan ini turut mendukung penguatan Tabalong Sport Tourism dan menggerakkan perekonomian masyarakat melalui partisipasi para pelaku UMKM lokal di sekitar kawasan Taman Giat Tanjung.
"Para pemenang nantinya akan mewakili Kabupaten Tabalong di kejuaraan daerah dan untuk juara tim kita siapkan hadiah uang tunai Rp7 juta," ungkap Noor Rifani
Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan logo oleh Bupati Tabalong disaksikan para peserta lomba di Taman Giat Tanjung.
Pewarta: Herlina LasmiantiEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.