Harga minyak tanah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, saat ini di tingkat pengecer mencapai Rp8 ribu perliter.

Menurut seorang pedagang minyak tanah eceran Kai Uhur di Kota Barabai, Ibu Kota HST, Selasa (21/6), kenaikan harga itu sudah mulai terjadi sejak Mei 2011.

"Sejak Mei lalu harga minyak tanah di pangkalan sudah mencapai Rp5.500 hingga Rp6 ribu perliter sehingga kita terpaksa menjualnya seharga Rp7 ribu perliter," ujarnya.

Memasuki bulan Juni, harga di pangkalan minyak tanah masih sama namun sangat sulit dicari sehingga memicu kenaikan harga di tingkat pengecer.

Ia mengatakan, bilapun bisa mendapatkan minyak tanah di pangkalan biasanya langsung ada yang membelinya dengan harga tinggi.

Biasanya ada saja yang datang ke rumah dan langsung membeli minyak tanah yang saya dapatkan dengan harga Rp8 ribu perliter," katanya.

Karena itulah, kini ia jarang sekali berkeliling berjualan minyak tanah. Bilapun berkeliling, paling sekedar mengantarkan minyak tanah pesanan saja.

Kenaikan harga minyak tanah juga disebabkan saat ini sudah mendekati bulan suci Ramadhan, dimana biasanya selalu disertai dengan kenaikan harga-harga bahan pokok.

"Bahkan saat ini beredar kabar di masyarakat bahwa pada bulan Ramadhan nanti stok minyak tanah akan mengalami kekosongan," tambahnya.

Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat saat ini banyak yang melakukan pembelian minyak tanah secara berlebihan untuk stok pada bulan Ramadhan nanti yang bertepatan dengan Agustus mendatang.

Sementara itu, seorang ibu rumah tangga di Jalan Padawangan, Barabai Timur, Yuni, mengaku resah dengan kondisi tersebut.

"Mau beli langsung ke pangkalan susahnya minta ampun. Minyak tanah tidak selalu ada dan kalaupun ada, antreannya sangat panjang," ujarnya.

Ia mengatakan, dulu pernah diberlakukan sistem kupon untuk warga sekitar pangkalan sehingga setiap orang bisa mendapatkan jatah minyak tanah sesuai ketentuan harga yang berlaku.

"Sekarang tidak ada lagi sistem seperti itu. Terpaksalah kita usaha sendiri mencari minyak tanah kesana kemari dan kalau beruntung bisa saja mendapat harga Rp7 ribu atau Rp7.500 perliter," katanya.

Kenaikan harga minyak tanah yang terjadi saat ini dipastikan akan berimbas pada kenaikan harga-harga makanan jadi, terlebih pada bulan Ramadhan nanti./adi*C




Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026