Indeks FTSE 100 bertambah 0,56 persen atau 39,23 poin menjadi 7.068,43 poin pada Senin (13/9), setelah terkerek 0,07 persen atau 4,99 poin menjadi 7.029,20 poin pada Jumat (10/9), dan merosot 1,01 persen atau 71,32 poin menjadi 7.024,21 poin pada Kamis (9/9).
International Consolidated Airlines Group, sebuah perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Inggris-Spanyol, mencatat kinerja paling buruk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terperosok 4,18 persen.
Diikuti oleh saham perusahaan produsen baja dan pertambangan multinasional terintegrasi secara vertikal Evraz yang anjlok 4,12 persen, serta perusahaan sains dan kimia global Johnson Matthey kehilangan 3,26 persen.
Baca juga: Saham Inggris kembali menguat
Sementara itu, JD Sports Fashion, sebuah perusahaan ritel pakaian olahraga, melambung 9,72 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham perusahaan jaringan toko pengecer diskon barang dagangan umum B&M European Value Retail yang terangkat 2,28 persen, serta perusahaan taruhan olahraga dan perjudian yang beroperasi secara daring dan ritel Entain naik 2,02 persen.
Baca juga: Saham Inggris menguat pada perdagangan Jumat
Pewarta: Apep SuhendarEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.