Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kalimantan Selatan Aliansyah Mahadi mengharapkan, semua partai politik pemenang Pemilu legislatif tahun 2014 bisa ikut Pilkada setempat.
Ia mengemukakan harapan itu saat berada di pers room DPRD Kalsel, usai rapat kerja bersama dengan komisi I bidang hukum dan pemerintahan lembaga legislatif tingkat provinsi, di Banjarmasin, Kamis.
Kemungkinan ketidak ikutan Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan dalam Pilkada, dia menyatakan, hal tersebut bukan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Kesbangpol, tapi ranahnya Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Pada Pilkada di Kalsel 2015, dia berharap, partisipasi pemilih makin meningkat dari kegiatan serupa sebelumnya, yaitu minimal mencapai 80 persen atau sampai 90 persen.
Untuk meningkatkan partisipasi pemilih tersebut, menurut dia, tidak terlepas dari peran serta insan pers atau media massa, antara lain mendorong/memotivasi warga masyarakat, pentingnya Pilkada dalam menatap masa depan daerah yang lebih baik.
Selain itu, memberikan pendidikan politik yang benar kepada warga masyarakat, bukan membuat warga masyarakat menjadi gamang dan menimbulkan konfliks.
Karena, ungkapnya, peristiwa Jumat Kelabu yang terjadai pada putaran terakhir masa kampanye Pemilu hampir meluluh lantakan perekonomian Kalsel, terutam kota Banjarmasin.
Mengenai pembiayaan Pilkada Kalsel 2015, Aliansyah yang akrab disapai Didiet tersebut menyatakan, untuk semua itu tak ada masalah.
Sebagai contoh pembiayaan untuk kegiatan KPU Kalsel serta KPU kabupaten/kota se-provinsi tersebut sebesar Rp110 miliar sudah cair atau direalisasi.
Begitu pula dana untuk kegiatan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalsel sebesar Rp30 miliar dalam dua atau tiga hari ke depan sudah bisa direalisasi.
Pewarta: Syamsudin Hasan: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.