Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerakan Indonesia Raya H Ahmad Muzani mengharapkan, partai politik tersebut turut berperan dalam Pilkada di Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2015.


"Kalau saat Pilkada lalu di Kalsel belum bisa berperan, maka pada Pilkada 2015, Gerindra di provinsi harus turut mengambil peran, kendati belum memenuhi syarat sebagai partai politik (parpol) pengusung," ujarnya sebelum kembali ke Jakarta, Sabtu.

Ia memaklumi, mengapa Gerindra Kalsel belum bisa berperan pada Pilkada lalu, karena perolehan suara atau kursi di DPRD masih kecil, baik untuk provinsi maupun kabupaten/kota.

Tapi hasil Pemilu legislatif (Pileg) tahun 2014, perolehan suaran atau kursi DPRD di provinsi yang terdiri atas 13 kabupaten/kota ini mengalami lonjakan yang cukup signifikan bila dibandingkan dengan 2009.

Sebagai contoh pada keanggotaan DPRD Kalsel 2009-2014 dari 55 anggota asal Partai Gerindra hanya dua orang, tapi dalam periode 2014-2019 bertambah menjadi enam orang atau naik 200 persen.

Begitu pula hasil Pileg 2009, Gerindra Kalsel belum bisa menempatkan kadernya di "Senayan" atau menjadi anggota DPR RI, namun kini dapat meraih dua dari 11 jatah provinsi ini pada keanggotaan lembaga legislatif tingkat pusat tersebut.
 Peningkatan serupa pada kabupaten/kota se-Kalsel, seperti dulu tak ada kader Gerindra di DPRD setempat, kini sudah ada, tutur dia, didampingi Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Kalsel HM Nahwan.

"Oleh sebab itu pula, sudah mulai saatnya Gerindra Kalsel turut memainkan peran dalam Pilkada. Terlebih para bakal calon pemimpin daerah setempat yang mendapat rekomendasi dari DPP Gerindra, agar jangan keder atau rendah diri," katanya.

"Kalau keder dalam menghadapi Pilkada, maka para calon gubernur/wakil gubernur, calon bupati/wakil bupati dan calon wali kota/wakil wali kota, lebih baik tidak usah maju," demikian Ahmad Muzani.
 Di Kalsel selain pemilihan gubernur (Pilgub), pada Pilkada serentak Desember mendatang ada tujuh kabupaten/kota yang menyelenggarakan pesta demokrasi dalam suksesi kepemimpinan daerah setempat.

Tujuh kabupaten/kota yang menggelar Pilkada tersebut, yaitu Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Hulu Sungai Tengah (HST), Balangan, Tanah Bumbu (Tanbu) dan Kabupaten Kotabaru.


Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026