Banjarmasin (ANTARA) - Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Dr Safrizal ZA MSi mengungkapkan, perkiraan dari Kebijakan Umum Anggaran - Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) provinsinya Tahun 2022 surplus.

"Surplus memang tidak terlalu besar hanya lebih kurang Rp30 miliar," ungkapnya pada rapat paripurna DPRD Kalsel yang dipimpin Ketuanya Dr (HC) H Supian HK SH MH di Banjarmasin, Senin (19/7).

Sebelumnya Penjabat orang nomor satu di jajaran pemerintah provinsi (Pemprov) tersebut, pada KUA-PPAS Kalsel 2022 pendapatan daerah Rp5,5 triliun lebih empat dan belanja daerah juga sekitar Rp5,5 triliun lebih.

"Perkiraan pendapatan daerah tersebut mengalami penurunan bila dibandingkan dengan Tahun Anggaran (TA) 2021," ujarnya tanpa menyebutkan angka kecuali menyuruh anggota Dewan membaca buku KUA-PPAS 2022.

"Namun penurunan perkiraan pendapatan daerah Kalsel 2022 tidak terlepas dari dampak pandemi COVID-19, yang juga melanda provinsi kita," lanjutnya.

Tapi, Safrizal yang juga Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia itu optimistis target atau rencana pendapatan daerah Kalsel 2022 tercapai.

Sementara itu APBD Kalsel 2020 sesudah audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) terdiri dari Pendapatan Daerah Rp6,4 triliun lebih atau 96, 54 persen dari target Rp6, 7 triliun lebih.

Kemudian Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp5, 3 triliun lebih atau 92,22 persen dari yang dianggarkan Rp5, 8 triliun lebih.

"Tidak tercapainya target pendapatan daerah Kalsel 2020 karena pengaruh pandemi COVID-19," demikian Safrizal.

 

Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026