Menurut petugas kebakaran yang datang kelokasi sekitar 20 menit kemudian mengatakan api yang berkobar hebat sekitar 45 menit itu menghanguskan seluruh isi rumah berukuran 15 X 20 milik pasangan H,.Abran (65) dan Hj.Mariani (50).
Termasuk televisi dan kulkas serta serta alat elektronik lain sehingga sempat terdengar bunyi ledakan keras.
Anak pemilik rumah, Rusma (35) yang rumahnya berdampingan dengan rumah terbakar mengatakan asap terlihat dari atap rumah yang sedang kosong pada bagian tengah kemudian cepat membesar membakar bagian bangunan yang terbuat dari kayu.
"Rumah orang tua saya memang sedang kosong karena ditinggal pergi ke Martapura selama dua hari dan saya yang menjagan;" kata Rusma sambil menahan tangis.
Menurut Rusma sehabis salat subuh lampu di rumah tersebut sudah dimatikan semua namun tidak memarikan sekring.
Hj. Mariani yang datang dari Martapura sekitar 45 menit kemudian begitu melihat keadaan rumah yang sudah hangus dan menyampaikan semua surat penting dalam lemari habis terbakar termasuk ijazah SD-SMA anak anaknya.
"Ijazah dan sertifikat tanah terbakar semuanya, maka itulah yang paling saya sayangi", kata Marianii didampingi suaminya sambil berusaha tabah atas kejadian yang menimpa.
Dari pantauan begitu terlihat kepulan asap membumbung tinggi di udara Kota Banjarmasin puluhan armada Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) langsung meluncur TKP.
Berkat kesigapan petugas api berhasil dijinakan sekitar 45 menit kemudian walaupun sempat kesulitan mendapatkan air karena saat itu air surut.
Namun jilatan api juga sempat membakar sebagian rumah yang ada disekilingnya termasuk beberapa pohon daunnya berubah menjadi hitam.
Ketua Bala Bantuan Kebakaran (Balakar) 654 Banjarmasin, Ilmi mengatakan api diperkirakan berasal dari arus pendek listrik dari atas rumah.
Dalam musibah itu tidak ada korban jiwa, namun menimbulkan kerugian materi ditaksir sekitar Rp150 juta.
Petugas dari Polsek Banjarmasin Utara yang datang ke TKP langsung memasang garis polisi untuk proses pemeriksaan selanjutnya.(Asm/A)
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.