Hal itu dipastikan setelah mereka dikalahkan Swiss 1-3 dalam laga pemungkas Grup A di Baku, Azerbaijan, Minggu waktu setempat (Senin WIB), membuat Turki menelan tiga kekalahan dan raihan nol poin sepanjang turnamen.
"Turnamen ini sangat mengecewakan bagi kami. Kami harus memetik pelajaran dari semua kesalahan, tapi kami tidak akan menundukkan kepala karenanya," ujar Calhanoglu selepas laga dilansir laman resmi UEFA.
"Ini tim yang masih sangat muda dan pastinya akan lebih baik di masa mendatang," ujarnya menambahkan.
Baca juga: Pelatih Turki tak mundur walau gagal
Kapten Turki Burak Yilmaz mengaku bahwa pelajaran di Euro 2020 akan menjadi bekal penting bagi ia dan rekan-rekannya terutama menyongsong kelanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa.
"Harus saya akui, kami belum mampu mengatasi tekanan tampil di turnamen bergengsi," kata Yilmaz.
"Kami lolos ke babak utama Euro dan saya yakin akan tampil bagus di kualifikasi Piala Dunia, tapi saya bisa melihat banyak hal yang harus dipelajari untuk tampil di turnamen semacam ini. Ada pelajaran besar," tutupnya.
Turki sejauh ini tampil bagus di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa, di mana mereka berada di Grup G.
Turki bahkan mampu mengalahkan tim unggul di grup itu, Belanda, dengan skor 4-2.
Baca juga: Italia buktikan bakal terus bersinar selama Euro 2020
Pewarta: Gilang GaliarthaEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.