"Untuk Desa Bumi Asih dan Pembelacanan ditargetkan menjadi salah satu sentra tanaman padi, jagung dan kedelai (Pajale)," ujar Hairudin, usai panen raya di Desa Pembelacanan dan Bumi Asih, Kabupaten Kotabaru.

Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, mulai memperbanyak lumbung padi terutama di daerah penghasil budi daya tanaman tersebut untuk mendukung program ketahanan pangan.


Kepala Dinas Pertanian Kotabaru Ir Hairuddin, Selasa mengatakan, selain Pulau Laut Timur, ada beberapa daerah baru yang layak untuk dijadikan lumbung padi atau sebagai penghasil tanaman pangan bagi Kotabaru, seperti Bumi Asih dan Pembelacanan.

"Untuk Desa Bumi Asih dan Pembelacanan ditargetkan menjadi salah satu sentra tanaman padi, jagung dan kedelai (Pajale)," ujar Hairudin, usai panen raya di Desa Pembelacanan dan Bumi Asih, Kabupaten Kotabaru.

Dia mengemukakan, luas tanaman padi, jagung, dan kedelai di dua desa tersebut 303 hektare, dan sudah terealisasi 335 hekatre atau sudah melebihi target.

Kelompok Tani Maju Makmur Desa Pembelacanan saat ini sudah siap panen seluas 50 hektare dari 149 hektare.

Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani menambahkan, dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, pemerintah daerah fokus pembangunan pada sektor pertanian.

"Karena sektor pertanian masih banyak peluang yang bisa dikembangkan, untuk meningkatkan kesejahteraan petani di daerah," terangnya.

Menyadari hal itu, maka peningkatan produksi tanaman pangan perlu ditingkatkan, baik dari segi kuantitas maupun kualitas, seiring dengan pertambahan jumlah penduduk di Kotabaru, kebutuhan bahan pangan juga meningkat.

Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah daerah mengharapkan sinergitas petani, kelompok tani, pemerintah dan lembaga terkait agar mampu bekerja sama bahu membahu untuk mengambil peran masing-masing dalam peningkatan produktivitas pangan.

"Saya berharap para petani mampu menerapkan cara bercocok tanam sesuai anjuran penyuluh pertanian, yaitu dengan menerapkan cara budi daya padi yang ramah lingkungan yang berkelanjutan," tambahnya. ***3***

(T.I022/B/T007/T007) 07-04-2015 22:06:24

Pewarta: Imam Hanafi
: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026